Mensos Risma Blusukan di Eks Lokalisasi di Mojokerto

0
273
Mensos Risma Blusukan di Eks Lokalisasi di Mojokerto
Mensos Risma Blusukan di Eks Lokalisasi di Mojokerto

Mojokerto, JATIMMEDIA.COM – Menteri Sosial, Tri Rismaharini, melakukan kunjungan dan blusukan mengunjungi Yayasan Majapahit yang ada di kawasan eks Lokalisasi Balong Cangkring Kota Mojokoterto, Sabtu (2/1/2020).

Kedatangan Risma ke Mojokerto ini untuk memetakan sasaran penerima bantuan sosial, guna mengangkat kesejahteraan warga miskin dan orang pinggiran di kawasan perkotaan tersebut.

“Saya mencoba memetakan yang bisa saya lakukan untuk masyarakat, untuk kesejahteraan mereka,” ungkap Risma, Sabtu (2/1/2021).

Baca juga : Vaksin Sinovac Mulai Didistribusikan ke 34 Provinsi

Risma juga mengatakan, tinjauannya ini akan digunakan sebagai acuan patokan Dinsos dan bantuan dari anggaran Kemensos.

Mensos Risma Blusukan di Eks Lokalisasi di Mojokerto
Mensos Risma Blusukan di Eks Lokalisasi di Mojokerto

“Nanti kita akan memetakan karena permasalahan (sosial) di setiap daerah berbeda-beda. Karena itu saya mencoba memetakan dan mencari solusi dahulu,” tambahnya.

Yang menarik, Mensos Risma tetap menunjukkan ciri khas gaya blusukannya, sama seperti saat menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Dia berjalan kaki mendatangi tempat tinggal para lansia, tukang becak, pengemis dan anak jalanan.

Baca juga : Gubernur Jatim Khofifah Dipastikan Positif Covid-19

Mayoritas orang-orang itu tidak mempunyai tempat tinggal sehingga kini mereka menghuni rumah dari Yayasan Majapahit. Dan saat berkunjung, Risma juga memberikan paket sembako bagi masyarakat miskin.

Menurut Mensos Risma, Yayasan Majapahit ini banyak dihuni lansia, pengemis, tukang becak bahkan hingga anak jalanan.

“Kita berharap mereka ini bisa kita dampingi secara sistematis, sehingga masalah-masalah seperti ini bisa sampai selesai,” terang Risma.

Mensos Risma juga menanggapi kondisi bangunan Yayasan Majapahit yang memprihatinkan karena banyak yang rusak dan tidak layak huni. Untuk itu Risma menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan komunikasi bersama pihak terkait untuk mencari solusi, karena bangunan yang ditinggali mereka bukan milik perorangan namun dari Yayasan Majapahit.

Baca juga : Mandiri Syariah Sumbang ATM Beras untuk Program Jogo Masjid di Masjid…

“Kami akan komunikasi dengan yayasan karena lahan bukan milik perorangan. Ya berbeda rehabilitasi rumah yang kita lakukan, karena ini lahannya milik yayasan,” tegasnya. (JM01)