Sidang Dugaan Penipuan dan Penggelapan dengan Terdakwa David Handoko di PN Surabaya Berjalan Alot

0
54
Sidang Dugaan Penipuan dan Penggelapan dengan Terdakwa David Handoko di PN Surabaya Berjalan Alot
Sidang Dugaan Penipuan dan Penggelapan dengan Terdakwa David Handoko di PN Surabaya Berjalan Alot

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Sidang dugaan penipuan dan penggelapan dengan terdakwa David Handoko di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya berjalan alot.

Dalam persidangan yang dilakukan Rabu (22/4/2021) ini, Jaksa Winarko yang ditunjuk sebagai Jaksa Penuntut Umum (JPU) tak juga membawa David Handoko ke muka persidangan yang seharusnya dilaksanakan secar offline.

Pada persidangan yang awalnya digelar diruang sidang Tirta 2, dipindah ke ruang sidang Cakra karena ada sound system yang tidak berfungsi dengan baik ini, Jaksa Winarko pun membawa surat keterangan dari Polda Jatim yang isinya dibacakan hakim Hj. Widarti sebagai ketua majelis.

Diawal persidangan, Jaksa Winarko bertanya kepada terdakwa David Handoko, sejak kapan ia mengenal Anna Prayogo. Dan dijawab terdakwa bahwa ia mengenal Anna Prayogo sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Saya mengenal Anna Prayogo sejak SMP. Dan kami bertemu kembali sekitar tahun 2016 diacara reuni sekolah,” terang David Handoko, Rabu (21/4/2021).

Jaksa kemudian bertanya kembali, apakah setelah acara reuni itu, ia tidak pernah bertemu kembali dengan Anna Prayogo? David pun menjawab pernah. Dan pertemuan itu terjadi di Jakarta.

Seolah ingin mengetahui hubungan terdakwa dengan Anna Prayogo, Jaksa Winarko kemudian bertanya, apa yang mereka lakukan saat terjadi pertemuan di Jakarta itu?

“Tidak ada sesuatu yang berarti. Sebagai kawan lama yang tidak pernah bertemu, kami ngobrol-ngobrol panjang lebar saat itu,” ujar David.

Namun, jawaban terdakwa David Handoko ini makin memicu Jaksa Winarko bertanya lebih dalam. Bahkan, jaksa Winarko seakan tidak percaya akan penjelasan David ini, memaksa terdakwa David Handoko untuk menjawab secara jujur. Karena tidak mungkin hanya berbincang-bincang saja.

Ketika David Handoko ingin bertanya, apa maksud jaksa bertanya seperti itu, Jaksa Winarko malah menghardik terdakwa David Handoko dan dipaksa untuk berterus terang. Walau dibawah tekanan, terdakwa David Handoko tetap bersikukuh hanya ngobrol sambil makan disuatu tempat.

Tidak puas dengan jawaban terdakwa, Jaksa Winarko kembali bertanya ke David Handoko tentang usaha yang ia jalankan termasuk jumlah perusahaan yang ia miliki saat ini.

Baca juga : Kinerja Ekspor Jatim Meningkat Pertanda Ekonomi Jawa Timur Menguat

Kepada penuntut umum, David mengatakan bahwa perusahaannya ada tiga, yaitu PT. Alfa Mega Industri, PT. Handoko Putra Jaya dan PT. Tunggal Raksa Sejati. David pun menceritakan masing-masing bidang usaha dari ketiga perusahaan itu.

Masih berkaitan hubungannya dengan Anna Prayogo, terdakwa David Handoko dipaksa untuk mengaku tentang kelanjutan hubungannya dengan Anna Prayogo.

“Selanjutnya, kami sering berkomunikasi via WA saja. Kemudian, tahun 2017, Anna Prayogo datang ke kantor saya yang di RMI,” papar David.

Halaman selanjutnya: Dan dalam persidangan ini…