Aplikasi Mobile JKN Jadi Pilihan Bijak Adinda

0
6
Aplikasi Mobile JKN Jadi Pilihan Bijak Adinda
Aplikasi Mobile JKN Jadi Pilihan Bijak Adinda

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Diera digitalisasi yang serba online ini, aplikasi Mobile JKN dari BPJS Kesehatan ternyata menjadi pilihan bijak Adinda Nur Salsabila/22 warga Surabaya yang berdomisili diperbatasan Sidoarjo – Surabaya.

Karena menurutnya, aplikasi Mobile JKN menyediakan hampir semua fitur kebutuhan dan banyak informasi.

“Termasuk seperti saat pandemi Covid-19 ini, dimana kanal screening riwayat kesehatan menjadi penting sebagai bentuk antisipasi apakah kita sehat atau tidak sehat,” ujarnya.

Diceritakan sebelumnya oleh Adinda sapaan akrabnya, ia terdaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan saat orang tua bekerja di salah satu Perusahaan swasta di Surabaya. Dan karena ayahnya bekerja di perusahaan swasta itu, ia otomatis didaftarkan menjadi peserta anak pekerja di kelas 3 mandiri, faskes klinik Sehati Waru, Sidoarjo.

“Meski sudah terdaftara sebagai peserta BPJS Kesehatan, tapi saya mengenal aplikasi Mobile JKN justru ketika mengikuti program praktek kerja magang di BPJS Kesehatan Cabang Surabaya,” terang Adinda.

BACA JUGA : REHAB, Solusi Bayar Tunggakan BPJS Kesehatan Lebih Ringan

Adinda menambahkan, pertama kali manfaatkan layanan aplikasi Mobile JKN adalah melakukan screening riwayat kesehatan.

“Caranya, saya download aplikasi tersebut dengan mempersiapkan data diri dan semua syarat yang diminta. Setelah sukses registrasi, log in dan beberapa hari kemudian saya mencoba menggunakan fitur layanan screening kesehatan,” tutur Adinda.

Kemudian Adinda membeberkan, setelah masuk dalam kanal-kanal yang tersedia, klik menu lain. Selanjutnya membuka fitur screening. Didalam layanan ini, terdapat pertanyaan seputar gaya hidup mulai konsumsi makanan, olahraga, gangguan kesehatan, minuman dan hasil tes lab kesehatan.

BACA JUGA : BPJS Kesehatan Optimalkan Penerapan Antrean Online Untuk Seluruh Rumah Sakit Mitranya

“Pertanyaan disi dengan jawaban pilihan berbentuk kolom yang sudah disediakan oleh sistem dan juga ditanyakan riwayat kesehatan,” sebutnya.

Dijelaskan, maksud dan tujuan melakukan screening riwayat kesehatan ini adalah bentuk deteksi dini untuk mengetahui potensi resiko penyakit seperti diabetes mellitus, hipertensi, ginjal kronis, dan jantung koroner.

“Lebih ke antisipasi pak, biar saya sendiri mengetahui, potensi penyakit apa yang akan saya ketahui setelah melakukan screening riwayat kesehatan. Alhamdulillah waktu itu, aku sehat,” tegasnya.

Selain fitur screening riwayat kesehatan, Adinda menyampaikan bahwa beberapa fitur lain dalam kanal aplikasi Mobile JKN juga pernah ia rasakan, seperti pindah fasiltas kesehatan, konsultasi dokter dan layanan informasi dalam bentuk pemberitaan yang ada dalam aplikasi ini.

BACA JUGA : Lindungi Kelompok Rentan, Gubernur Khofifah Dorong Vaksinasi Booster Dosis ke-2 Bagi…

“Saya sering baca-baca informasi melalui aplikasi Mobile JKN. Sama dengan update informasi melalui jendela pemberitaan yang selalu disediakan,” jelasnya.

Bagi Adinda, aplikasi Mobile JKN banyak nilai positifnya karena banyak fitur yang membantu dan memudahkan dalam menerima layanan kesehatan, juga sangat informatif dan mengedukasi. (JM01)