
Jumlah pendapatan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 adalah sebesar Rp 4,13 miliar. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 11,23 persen atau sebesar Rp 416,94 juta dimana pada tahun 2022 tercatat sebesar Rp 3,71 miliar.
“Peningkatan ini disebabkan karena adanya peningkatan pendapatan baik dari segmen penyewaan gedung dan apartemen serta biaya layanan yang diperoleh Perseroan di sepanjang 2023,” ujar Ian.
Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang penyediaan properti untuk pendidikan, tambah Ian Griffin, perseroan juga bekerja sama dengan yayasan atau institusi penyelenggara pendidikan (partner) dalam menjalankan bisnisnya.
BACA JUGA : Puluhan Ribu Peserta Ikuti Kompetisi Pendidikan Olimpiade Nasional 13
MSIE juga melakukan strategi dalam menghadapi persaingan agar dapat bertumbuh secara berkelanjutan. Antara lain menyesuaikan tata ruang dan pengadaan fasilitas-fasilitas gedung milik PT Multisarana Intan Eduka Tbk, sejalan dengan kebutuhan IPH Schools yang merupakan sekolah bertaraf internasional.
“Kami juga terus berupaya menjalin kerja sama dengan pihak pengelola pendidikan lain (pihak ketiga) untuk menyediakan infrastruktur pendidikan berkualitas di Indonesia,” tegas Ian Griffin. (JM01)














