Home Umum P2MI Luruskan Hoax Tentang MSG, lewat Workshop Cinta Pakai Micin, Why Not?

P2MI Luruskan Hoax Tentang MSG, lewat Workshop Cinta Pakai Micin, Why Not?

0
106
P2MI Luruskan Hoax Tentang MSG, lewat Workshop Cinta Pakai Micin, Why Not?
Satria Gentur Pinandita, Ketua Bidang Komunikasi Perkumpulan Pabrik Mononatrium Glutamat dan Asam Glutamat Indonesia (P2MI)

“Masih banyak tanggapan miring beredar di masyarakat mengenai micin ini. Konsern dengan hal tersebut, hari ini  kami – P2MI  (Perkumpulan Pabrik Mononatrium Glutamat dan Asam Glutamat  Indonesia) yang beranggotakan PT Ajinomoto Indonesia, PT Ajinex International, PT Sasa Inti, dan PT Daesang Ingredients Indonesia berinisiatif memberikan informasi yang benar mengenai amannya mengkonsumsi MSG lewat media workshop untuk rekan-rekan media di Surabaya.

Sementara Prof. Dr. Hanifah Nuryani Lioe yang merupakan Dosen Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, menilai bahwa kandungan Na di MSG lebih sedikit dibandingkan garam dapur sehingga risiko hipertensi akibat konsumsi natrium berlebih lebih tinggi pada garam dapur pada takaran yang sama.

“MSG mengandung 13,6% Na atau 12% Na dalam bentuk MSG monohidrat, sedangkan garam dapur 39% Na. Penggunaan MSG dalam masakan bahkan dapat menurunkan penggunaan garam dapur yang normal,” ujarnya.

BACA JUGA : Doddy Zulverdi Gantikan Budi Hanoto Sebagai Kepala KPw Bl Provinsi Jawa…

Penambahan MSG pada makanan, lanjut Prof. Hanifah, tidak mengurangi gizi dari makanan tersebut. Bahkan, asam amino glutamat yang terkandung dalam bumbu umami seperti Monosodium Glutamat (MSG) dapat membantu meningkatkan selera makan. Dan peningkatan selera makan ini justru membantu dalam pemenuhan asupan gizi yang baik.

Satria juga menambahkan, sebelumnya, P2MI juga mengadakan acara yang serupa di Jakarta, dengan harapan melalui acara ini, terungkap stigma negatif yang selama ini melekat pada micin adalah tidak benar. Bahkan nyatanya micin merupakan material yang juga bermanfaat.

“P2MI berharap, melalui kegiatan hari ini masyarakat dan terinformasikan mengenai amannya mengkonsumsi MSG dan tidak lagi khawatir dalam menambahkan micin pada masakan,” tutup Satria. (JM01)

BACA JUGA  PLN Siagakan 4.782 Personel Jaga Keandalan Pasokan Listrik Jelang Pemilu 2024