
Dalam mengatasi dampak dari pandemi, lanjut Airlangga, pemerintah terus menyeimbangkan antara penanganan di sisi kesehatan dan pemulihan ekonomi nasional. Sejalan dengan penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berskala Mikro (PPKM Mikro) yang terus diintensifkan dan diperluas hingga 15 provinsi, pemerintah juga terus melakukan upaya 3T (tracing, treatment, dan treatment), serta vaksinasi yang dilakukan di seluruh Tanah Air.
Hal ini, menurut Airlangga didukung oleh Program PEN yang terus didorong untuk memperkuat sisi daya beli (demand) dan produksi (supply).
Baca juga : Pastikan Perayaan Paskah Aman, Gubernur Khofifah Tinjau Gereja Katedral di Surabaya…
Selain itu, masih menurut Airlangga, pemerintah berkomitmen terus menggulirkan program pendorong daya beli, program membantu sisi produksi juga terus diberikan.
“Tak lupa, pemerintah juga akan mempercepat program vaksinasi massal, menguatkan implementasi Undang-Undang Cipta Kerja, dan memperluas implementasi PPKM Mikro,” jelas Airlangga. (JM01)














