Home Umum Peringati Hari Statistik Nasional, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Satu Data dan Big...

Peringati Hari Statistik Nasional, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Satu Data dan Big Data Dalam Perumusan Kebijakan Pembangunan

0
66
Peringati Hari Statistik Nasional, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Satu Data dan Big Data Dalam Perumusan Kebijakan Pembangunan
Peringati Hari Statistik Nasional, Gubernur Khofifah Tegaskan Pentingnya Satu Data dan Big Data Dalam Perumusan Kebijakan Pembangunan

Salah satu wujud dukungan Satu Data ini, Gubernur Khofifah telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Jawa Timur No. 81 TAHUN 2022 tentang Satu Data Provinsi Jawa Timur. Tidak hanya itu, Pemprov Jatim telah memiliki Portal Satu Data Jatim.

Baca juga : Gubernur Khofifah Bebaskan Pajak Kendaraan Mikrolet dan Ojek Online

Portal Satu Data Jawa Timur (sata.jatimprov.go.id) merupakan aplikasi pendukung percepatan pengambilan keputusan dan perumusan kebijakan yang lebih akurat di lingkungan Pemprov Jatim.

Hal ini dilakukan melalui partisipasi aktif Perangkat Daerah di Jatim dalam pengelolaan, penyimpanan, pencarian, dan penerjemahan data. Dari 55 Perangkat Daerah sudah hampir seluruhnya mengusulkan daftar data untuk Tahun 2023 ke Walidata melalui Portal SATA JATIM.

“Ketersediaan Satu Data diharapkan dapat membantu tidak hanya pemerintah Provinsi namun juga pemerintah Kab/Kota di Jawa Timur untuk memiliki akses data yang mudah, cepat, akurat, dan gratis,” katanya.

Adanya ekosistem data di Jatim ini tentunya memberikan beberapa manfaat seperti memudahkan dalam hal pencarian data. Yakni ketersediaan data Pemprov Jatim dalam platform bagi pakai data internal (Satu Data Jawa Timur), terbuka (Big Data Jawa Timur), maupun dalam bentuk geospasial.

Baca juga : Ini 5 Titik Operasi Pasar Lumbung Pangan Jatim

Kemudian bisa mendapatkan data dengan cepat. Akses data dengan kemudahan proses birokrasi dalam administrasi pemerintah. Serta data yang diterima bisa lebih akurat dan mutakhir. Dimana ketersediaan data yang akurat dan terkini dari seluruh organisasi perangkat daerah di Jawa Timur.

Implementasi Satu Data itu juga terus digaungkan termasuk dirinya mendukung kegiatan Pendataan Awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) yang akan dilakukan di Jawa Timur. Pasalnya, Regsosek sangat penting dalam mewujudkan satu data program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat agar lebih tepat sasaran.

BACA JUGA  Pasang Ring Jantung Langsung Dua, Biaya Operasi Boechori Ditanggung BPJS Kesehatan

Menurutnya, pelaksanaan Regsosek sangat penting dalam mewujudkan satu data program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat agar lebih tepat sasaran.

“Pelaksanaan Regsosek secara nasional ini harus kita dukung kita support. Mudah-mudahan seluruh RT/RW, kepala desa kelurahan juga akan support. Ini akan memberikan referensi yang sangat penting di berbagai program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

“Kalau kita masih menemukan data data penerima program perlindungan sosial yang kurang valid kali ini BPS turun  untuk melakukan registrasi sosial ekonomi. Maka saya mohon semua mendukung tugas-tugas BPS untuk bisa melakukan registrasi sosial ekonomi ,” imbuhnya.

Baca juga : Mengurangi Kecanduan Game Online dengan Konseling Keluarga Bersama Guru BK Kabupaten…

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah bersama Kepala BPS Jatim, dan jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim kembali melakukan gerakan nandur mangrove. Dari gerakan ini, ia kembali mengajak seluruh masyarakat untuk sedekah oksigen.

“Dari sangat banyak referensi kita bisa mendapatkan informasi bahwa produksi oksigen dari mangrove ini 5 kali lipat lebih tinggi dari pada tanaman yang ada di daratan. Maka sesungguhnya yang akan bisa mendapatkan berkah oksigennya bukan hanya warga Surabaya, bukan hanya Jawa Timur, bukan hanya Indonesia tapi dunia,” katanya. (JM01)