Home Ekonomi Bisnis Perkuat Struktur Modal dan Ekspansi, PT Suparma Tbk Absen Dividen Tunai tapi...

Perkuat Struktur Modal dan Ekspansi, PT Suparma Tbk Absen Dividen Tunai tapi Bagikan Saham Bonus

0
5
Perkuat Struktur Modal dan Ekspansi, PT Suparma Tbk Absen Dividen Tunai tapi Bagikan Saham Bonus
Perkuat Struktur Modal dan Ekspansi, PT Suparma Tbk Absen Dividen Tunai tapi Bagikan Saham Bonus

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – PT Suparma Tbk (“Suparma”) resmi mengumumkan strategi keuangan terbarunya pasca-Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada 30 Juni 2026. Meski berhasil membukukan tren positif pada kinerja keuangan sepanjang tahun buku 2025, produsen kertas ini memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai demi memprioritaskan agenda ekspansi besar-besaran.

Sebagai gantinya, Suparma memanjakan para pemegang saham lewat pembagian dividen saham dengan rasio yang cukup menggiurkan.

Sepanjang tahun 2025, Suparma mencatatkan kenaikan laba komprehensif tahun berjalan sebesar 1,6% secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp 104,8 miliar (dibandingkan tahun 2024).

Dari total laba tersebut, Suparma mengalokasikan Rp 20 miliar sebagai dana cadangan wajib. Sementara sisa labanya akan diputar kembali untuk memperkuat struktur permodalan, pengembangan usaha, serta investasi strategis.

Beberapa agenda untuk pengembangan usaha dan investasi PT Suparma  meliputi peningkatan kapasitas mesin Refuse Derived Fuel (RDF), pembangunan fasilitas dan mesin pendukung untuk Mesin Kertas No. 11 (PM 11), optimalisasi kualitas mesin pengolahan bahan baku kertas bekas (de-inking machine) serta pembaruan mesin cetak, instrumen analitik Quality Assurance (QA), serta renovasi bangunan kantor.

Sebagai bentuk apresiasi non-tunai, hasil RUPS menyepakati pembagian dividen saham dari kapitalisasi saldo laba. Jumlahnya fantastis, yakni sebanyak-banyaknya 1.230.095.230 lembar saham dengan total nilai mencapai Rp 492.038.092.000,-.

Mekanisme pembagian menggunakan rasio 100 : 30. Artinya, setiap pemegang 100 saham lama (nilai nominal Rp 400 per lembar) berhak mendapatkan 30 lembar saham baru dengan nilai nominal yang sama.

Langkah korporasi ini diambil demi mencapai empat tujuan utama:

    • Memperkuat struktur permodalan lewat peningkatan modal disetor agar lebih mudah mendapat alternatif pendanaan ke depan.
    • Tetap mendistribusikan laba kepada pemegang saham tanpa mengganggu arus kas (cash flow) perusahaan.
    • Meningkatkan likuiditas perdagangan saham Suparma di bursa.
    • Secara teoritis menurunkan harga per lembar saham sehingga lebih terjangkau bagi para investor ritel atau bermodal terbatas.
BACA JUGA  Idul Adha 2025: Pelindo Petikemas Siapkan Juru Sembelih Halal