Persalinan Caesar Gratis, Hotiyah : Terima kasih BPJS Kesehatan dan Pemkot Surabaya

0
210
Persalinan Caesar Gratis, Hotiyah : Terima kasih BPJS Kesehatan dan Pemkot Surabaya
Persalinan Caesar Gratis, Hotiyah : Terima kasih BPJS Kesehatan dan Pemkot Surabaya

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Kelahiran anak selalu menjadi hal yang membahagiakan, apalagi bila semua biaya persalinan dibayar oleh pihak lain alias gratis.

Kebahagiaan ganda ini yang dirasakan Hotiyah (26) ketika melahirkan anaknya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soetomo Surabaya  melalui persalinan operasi Caesar.

Pasalnya, selain bayi yang dikandungnya lahir sehat dengan berat 2,5 kg, juga karena semua biaya persalinannya di tanggung BPJS Kesehatan.

Hotiyah warga Mojo, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur ini menjelaskan bahwa seluruh pelayanan mulai dari awal masuk, melahirkan, sampai dengan menjalani rawat inap, baik dirinya maupun bayinya selama empat, semua biaya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

“Untung ada BPJS Kesehatan. Semua biaya persalinan melalui operasi Caesar dan perawatan anak kami selama empat hari gratis. Semua dibayar BPJS Kesehatan,” tutur Hotiyah di Surabaya.

Hotiyah juga menjelaskan bahwa sejak rawat jalan saat memeriksakan kehamilannya, selalu berkunjung dan memeriksakan kesehatannya maupun kondisi bayi dalam kandungan dengan cara mengunjungi Puskesmas Mojo yang menjadi pilihan jujugan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Baca juga : Andalkan BPJS Kesehatan, Biaya Operasi Caesar Yuliana Gratis

“Sebagai peserta JKN-KIS dari jalur Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iuran per bulan dibayarkan oleh APBD Pemerintah Kota Surabaya, saya selalu menggunakan kartu KIS saya dalam memeriksakan kehamilan dan janin saya. Semuanya tanpa biaya,”lanjut perempuan asli Sampang Madura yang telah menjadi penduduk Surabaya ini.

Selanjutnya, Hotiyah juga menceritakan bahwa ketika kehamilannya memasuki usia 35 minggu, ia dirujuk ke RSUD dr.Soetomo guna proses persalinan lanjutan, dikarenakan dokter Puskesmas Mojo merujuknya atas faktor perhitungan rekam medis yang telah disampaikan melalui surat beserta data-data pendukung dari dokter Puskesmas sebelumnya.

See also  BLT Dana Desa Jatim Sebesar 3 Miliar Mulai Digelontorkan untuk 5.006 Keluarga Terdampak Covid-19

Setibanya di RS dr.Soetomo, lanjutnya, oleh suaminya, Hotiyah langsung didaftarkan melalui pintu pendaftaran IGD, dengan menunjukkan identitas diri (KTP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) miliknya.

Baca juga : FIFGroup Kembali Gelar Beasiswa Ceria 2021

”Seperti yang saya lakukan ketika periksa di Puskesmas, di RS pun tak jauh beda. Suami saya daftar di lantai dasar IGD, diterima petugas administrasi jaga RS. Kemudian diminta menunjukkan KTP dan kartu KIS milik saya, dan dilayani sebagaimana pasien umum lainnya,” kata Hotiyah.

Hotiyah juga menyampaikan bahwa dalam proses persalinannya tidak mengalami pembedaan perlakuan dengan pasien umum.

”Dari mulai rawat jalan, sampai mau pulang paskah rawat inap operasi caesar, saya dilayani seperti pasien umum saja rasanya. Tidak dibedakan. Dokter, bidan dan perawatnya pun ramah. Beberapa kali saat perawatan, para medis mengajak saya bersenda gurau layaknya keluarga,” tutur wanita yang telah memiliki dua anak tersebut.

Secara keseluruhan, Hotiyah mengaku sangat senang dengan apa yang dia alami karena dirinya dilayani dengan baik, apalagi semua biayanya ditanggung BPJS Kesehatan.

Baca juga : Ini Jalan Cerita Sinetron Suster El yang akan Tayang di SCTV…

Dan dalam kesempatan itu pula, Hotiyah menyampaikan ucapan terimakasih yang tak terhingga kepada BPJS Kesehatan yang telah membantunya mulai awal sampai akhir perawatan. Ia juga menyampaikan terima kasih pada Pemerintah Kota Surabaya yang telah memberikan Jaminan kesehatan bagi warganya.

”Semoga kedepannya, program penolong seperti BPJS kesehatan ini selalu ada untuk masyarakat kurang mampu. Saya telah mengalaminya sendiri. Jadi jangan percaya jika ada desas desus yang katanya berobat dengan BPJS tidak dilayani, itu semua bohong,” pungkas Hotiyah. (JM01)