Presiden Minta Aparat Tidak Kasar dalam Penerapan PPKM Darurat

0
127
Presiden Minta Aparat Tidak Kasar dalam Penerapan PPKM Darurat
Presiden Joko Widodo minta Aparat tidak kasar dalam Penerapan PPKM Darurat

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Presiden Joko Widodo minta aparat yang bertugas dalam penyekatan dan pengendalian mobilitas masyarakat di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat tidak bersikap keras dan kasar.

Dalam pengantar sebelum Rapat Terbatas Evaluasi PPKM darurat, Presiden Jokowi menilai para aparat seharusnya bersikap tegas dan santun dalam mengatur masyarakat maupun para pedagang.

“Saya minta kepada Polri dan juga nanti Mendagri kepada pemerintah daerah agar jangan keras dan kasar, tapi tegas dan santun. Sosialisasi memberikan ajakan-ajakan sambil membagi beras, itu mungkin bisa sampai pesannya,” kata Presiden Jokowi dikuti dari lama resmi Sekretarian Negara, Sabtu (17/7/2021).

Baca juga : Presiden Joko Widodo Kesal karena Vaksin Covid-19 Masih Banyak

Menurut Presiden, sejumlah peristiwa yang terjadi di daerah seperti pemukulan pemilik warung oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) tidak perlu terjadi, karena dapat membuat suasana di tengah masyarakat menjadi panas.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga meminta jajarannya untuk mengevaluasi penyekatan-penyekatan yang dilakukan di jalan. Berdasarkan pengamatannya, sejumlah ruas jalan masih terlihat ramai, baik saat pagi maupun malam hari.

“Pagi tadi saya ke Pulogadung, saya lihat masih cukup ramai. Tadi malam saya ke kampung juga ramai banget. Artinya, penyekatan ini mungkin perlu kita evaluasi, apakah efektif juga menurunkan kasus, karena yang terkena sekarang ini banyak di keluarga-keluarga,” ucapnya.

Presiden menilai, penerapan protokol kesehatan secara disiplin, terutama penggunaan masker saat ini, menjadi kunci untuk mengendalikan penyebaran kasus Covid-19.

Baca juga : Presiden Tegas Batalkan Vaksinasi Berbayar

“Karena klasternya sudah masuk ke keluarga, kuncinya itu justru urusan memakai masker. Kedisiplinan protokol kesehatan, memakai masker utamanya,” terang Presiden Jokowi. (JM01)