Reni : JKN–KIS Telah Menyelamatkan Saya dari Sakit Ambien

0
16
Reni : JKN–KIS Telah Menyelamatkan Saya dari Sakit Ambien
Peserta JKN-KIS, Reni Handarini yang terselamatkan dari penyakit Ambien

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Diakui atau tidak, keberadaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sudah banyak membantu masyarakat dalam menjalani pengobatan yang tidak mungkin dilakukan dengan biaya sendiri.

Ini juga yang terjadi pada Reni Handarini (54), seorang ibu rumah tangga yang kesehariannya membantu suami berdagang atau berjualan makanan siap saji di sekitaran jalan Banyu Urip Lor Surabaya, Jawa Timur.

Sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), Reni telah merasakan kegunaan dari kepesertaan JKN-KIS yang diikutinya, dalam pengobatan penyakit ambien yang pernah dideritanya.

“JKN-KIS pernah membantu dan menyelamatkan saya dari sakit ambien yang saya derita, sekitar tahun 2015 yang lalu,” terangnya.

Reni menuturkan, berdasarkan pemeriksaan penyakitnya pada klinik Nayaka Husada yang berlokasi disekitar tempat tinggalnya, Ia disarankan dokter untuk melakukan intensive ke rumah sakit yang diinginkannya. Kemudian dokter klinik memberikan surat rujukan ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Samsoeri Mertoyoso atau Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Pada hari pertama dirawat, kurang lebih diterima bagian Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Bhayangkara sekira pukul 10.00 wib, ibu empat orang anak ini langaung diterima dengan baik dan mendapatkan ruangan kelas rawat inap di kamar Dahlia Nomor 1.

“Jam 13.00 wib saya sudah langsung dilayani. Dan pada hari kedua, sejak pukul 10.00 wib, saya telah dimasukkan ke dalam ruang operasi. Keluar dari ruang operasi kurang lebih pukul 11.30 wib. Pada hari ketiga dan ke empat saya dinyatakan sehat dan bisa pulang. Kata dokter saya dapat melanjutkan perawatan di rumah atau rawat jalan,” urainya.

Reni juga menerangkan, secara keseluruhan layanan yang ia dapatkan ketika berobat menggunakan fasilitas JKN-KIS, sangat memuaskan dan tidak ada perbedaan status, baik pasien umum maupun pasien BPJS kesehatan.

“Serius mas, saya dilayani dengan baik.Semua pembiayaan gratis dibayar oleh BPJS Kesehatan dan tidak ada biaya atau pungutan yang lain,” terang Reni.

Ditambahkan Reni, karena memang waktu itu sedang merasakan sakit ambien yang luar biasa sebelum dioperasi, setiap kali ia memanggil perawat atau dokter jaga rumah sakit, mereka (para medis) selalu ada saat diperlukan.

”Jadi dari pengalaman saya ini, saya mengakui bahwa keseluruhan pelayanan JKN-KIS telah sesuai prosedur dan sangat memuaskan,” tambahnya.

Dan diakhir perbincangan, Reni menyampaikan rasa terima kasihnya pada BPJS Kesehatan dan berharap pelayanan yang baik ini bisa terus dipertahankan. Bahkan kalau perlu semakin ditingkatkan. (JM01)