Samsung Gelar Pameran dan Donasi Virtual, Kumpulkan Dana Rp 205 Juta

0
4
Samsung Gelar Pameran dan Donasi Virtual, Kumpulkan Dana Rp 205 Juta
Peasent Clothes by Dana Maulana

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Samsung Electronics Indonesia bersama 3 rising innovator tanah air menggelar kegiatan pameran dan donasi secara virtual dengan tema ‘Craftsmanship Meets Innovation’.

Dana Maulana (Fashion Designer, Founder of Danjyo Hiyoji), Mira Hoeng (Textile Patterns Artist, CEO and Founder of MIWA Pattern) dan Singgih Kartono (Founder of Magno) – masing-masing dari rising innovator ini mencipta karya yang tak biasa, yang terinspirasi dari Galaxy Z Fold2.

Ketiga karya ini kemudian ditampilkan dan dilelang di hadapan para tech luxury Indonesia. Hasilnya, total donasi senilai Rp 205.664.000 berhasil dikumpulkan dan akan disalurkan untuk mendukung aktivitas sosial yang digagas para rising innovator ini.

Miranda Warokka, IT&Mobile Marketing Director Samsung Electronics Indonesia mengatakan, kehadiran Galaxy Z Fold2 menjadi wujud komitmen Samsung dalam membentuk kategori smartphone lipat di dunia. Bagi Samsung, inovasi menjadi nafas yang tak terpisahkan dengan perusahaan, karenanya kami mengapresiasi para inovator yang mendedikasikan dirinya untuk mencipta karya dan memberi inovasi bermakna di bidang apapun yang mereka geluti.

Baca juga : Samsung Gelar Flash Sale Galaxy M51 Extremepower 7000mAh

“Kolaborasi yang kami lakukan bersama Dana Maulana, Mira Hoeng dan Singgih Kartono, menjadi manifestasi dari semangat berinovasi dan sentuhan craftsmanship yang kami usung, sekaligus mengajak para tech luxury Indonesia untuk turut ambil bagian dalam aksi nyata, untuk membantu sesama,” ujarnya.

3 rising innovator dalam pameran dan donasi secara virtual

Dana Maulana: Membentuk Estetika Baru

Terinspirasi dari foldable system dan desain ikonik dari Galaxy Z Fold2, Dana Maulana membuat peasant clothes dengan desain futuristik dan sentuhan craftsmanship. Karya ini juga dilengkapi dengan aksesoris bucket hat, masker dan sling bag eksklusif yang senada. Meski hadir dengan sentuhan yang futuristik, dalam mengembangkan desainnya, Dana Maulana tetap  menyematkan unsur kearifan lokal untuk menginspirasi para penikmat karyanya.

Donasi yang terkumpul dari kolaborasi Samsung dengan Dana Maulana, akan disalurkan kepada para UMKM pengrajin batik dengan membeli secara langsung produk dari pengrajin batik rumahan yang paling terdampak Covid-19.

Baca juga : Samsung Luncurkan The Premiere, Proyektor Laser Ultra Short Throw 4K

Pembelian produk batik langsung dari pengrajin ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap denyut ekonomi dan penghasilan para pengrajin batik. Hasil dari pembelian kain batik akan diolah menjadi sebuah karya kolaborasi oleh Danjyo Hiyoji x UMKM terpilih yang didukung oleh Samsung.

Mira Hoeng: Merajut Karya Seni Multifungsi

Kain bermotif dengan sentuhan bordir diolah dengan sentuhan craftsmanship dan ketelitian tinggi, Mira Hoeng mencipta embroidery coat, masker, tas lipat dan kain bordir, dengan 2 motif berbeda di setiap sisinya. Karya ini terinspirasi dari 2 fungsi Galaxy Z Fold2, yang dapat digunakan sebagai smartphone saat ditutup, maupun tablet saat dibuka.

Tak hanya memberi inspirasi melalui karya, Mira juga memiliki kepedulian besar terhadap pemberdayaan wanita Indonesia. Hasil lelang dari kolaborasi Samsung bersama Mira Hoeng akan disalurkan melalui Yayasan Benih Baik Indonesia (BenihBaik.com) dan menyasar pada pemberdayaan dan peningkatan kemampuan craftsmanship.

Singgih Kartono: Mengolah Cermat, Mencipta Manfaat

Mencipta karya yang dibangun dengan visi, Singgih Kartono memberi fungsi pada setiap karyanya. Singgih mengolah dengan cermat material kayu, dan membuatnya menjadi perangkat bermanfaat: sebuah Wooden Audio Resonance, yang dibangun khusus untuk memaksimalkan stereo speaker dari Galaxy Z Fold2. Meresonansi suara, melalui karya.

Baca juga : Samsung Luncurkan Galaxy A01 Core Seharga Sejutaan

Tak bergerak sendiri, Singgih berkomitmen untuk turut memberdayakan warga kampung halamannya dengan memberikan pelatihan kerajinan tangan dan menginisiasi gerakan Revitalisasi Desa Spedagi – sebuah gerakan yang bertujuan membawa Desa kembali ke harkat dasarnya sebagai komunitas lestari dan mandiri.

Hasil lelang kolaborasi Samsung bersama Singgih Kartono akan disalurkan ke Yayasan Spedagi movement untuk membantu membiayai pendirian lembaga VCMC (Village Creative Movement Center) berlokasi di Kab. Temanggung.

VCMC merupakan lembaga yang mewadahi gotong royong banyak pihak, untuk menemukan solusi-solusi permasalahan desa dengan lebih cepat dan tepat sasaran. Lembaga VCMC ini memiliki 3 kegiatan utama yaitu: Riset, Pengembangan dan Edukasi terkait desa.

Ketiga karya eksklusif ini berhasil menarik perhatian para tech luxury Indonesia – mereka yang bukan hanya memandang teknologi terdepan sebagai kemewahan, tapi juga kesempatan untuk memberi makna bagi lebih banyak orang. (JM01)