Siswa SD AL Falah Surabaya Raih Medali Emas dalam KMS ke-16

0
229
Siswa SD AL Falah Surabaya Raih Medali Emas dalam KMS ke-16
Siswa SD AL Falah Surabaya Raih Medali Emas dalam KMS ke-16

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Memiliki siswa berprestasi tentu sangat membahagiakan, bukan hanya bagi orang tua, namun juga bagi lembaga pendidikan yang menaungi siswa tersebut.

Ini pula yang dirasakan SD AL Falah Surabaya, karena salah satu siswanya berhasil meraih medali emas dalah kejuaraan Kompetisi Matemaika Suprarasional (KMS) ke 16, melalui Daffa Pramuditya Aldevaro (11th) yang duduk di kelas 4.

Kegembiraan ini diungkapkan Wakil Kesiswaan dan Humas SD AL Falah Surabaya, Siti Maryam S.Pd., yang mengatakan, pada umumnya kami selalu memberikan kesempatan pada setiap anak-anak didik kami untuk bverkembang dan berprestasi, termasuk mengikuti kompetisi bila dimungkinkan.

“Keberhasilan Daffa meraih medali emas dalam kompetisi matematika KMS ke-16 ini tentu membahagiakan dan membanggakan bagi kami selaku pembimbing di sekolah,” ujarnya pada jatimmedia.com.

Siswa SD AL Falah Surabaya Raih Medali Emas dalam KMS ke-16
Daffa Pramuditya Aldevaro, peraih medali emas kompetisi matematika KMS ke-16

Siti Maryam juga menjelaskan, dalam kompetisi KMS kali ini yang diperuntukkan bagi siswa kelas 3,4 dan 5 ini, SD AL Falah mengirimkan sekitar 50 anak untuk ikut berkompetisi bersama sekitar 700 peserta se Indonesia.

“Alhamdulilah, salah satu anak kami (Daffa, red) berhasil meraih medali emas untuk kategori kelas 4,” tambah Siti Maryam.

Baca juga : SD AL Falah Surabaya Gelar Wisuda Tahfidz Al Quran Secara Virtual

Kedepannya setelah ini, lanjut Siti Maryam, akan ada seleksi lagi untuk mengikuti Indonesian International Matematic Competitions (IIMC) yang levelnya sudah internasional. Dan Daffa termasuk salah satunya yang akan ikut bertanding di IIMC ini.

“Untuk mendukung kelancaran Daffa dalam bertanding di IIMC ini, maka SD AL Falah akan memberikan tambahan pembekalan yang akan dilakukan oleh ustad Hidayat (guru matematika SD AL Falah) yang kebetulan memang pernah mengikuti seleksi tingkat nasional,” tambahnya.

Sementara Daffa sendiri ketika ditanya tentang kecintaannya pada matematika yang membawanya merebut medali emas tingkat nasional, justru mengaku bahwa awalnya ia tidak bisa matematika.

“Sebenarnya dulu waktu kelas 1, nilai matematika saaya jelek. Karena itu kemudiaan aku belajar lebih keras soal matematika dan ternyata akhirnya bisa jadi lebih baik,” ujarnya.

Baca juga : Wagub Emil Tawarkan Dua Solusi Pemanfaatan SRG pada Wamendag

Selain karena merasa kurang mampu dibidang matematik dan kemudian berusaha keras untuk lebih baik lagi, ternyata ada juga satu motivasi yang melatari Daffa untuk lebih giat berprestasi khususnya di matematika, karena ia ingin mendapatkan tempat di jenjang pendidikan selanjutnya melalui jalur prestasi.

Hal ini juga dibenarkan ibunda Daffa, Nimas Septanti Nafiah yang mengatakan bahwa anaknnya sangat ingin bisa masuk SMP dan juga SMA nantinya lewat jalur prestasi.

“Hal ini pula yang menjadi motivasi Daffa sehingga belajar lebih keras di mata pelajaran matematika,” ujar Nimas yang bekerja di Kantor Direktorat Pajak.

Sementara ayah Daffa, Rizal Rahmaat Hidayat yang juga bekerja di Kantor Direktorat Pajak justru menjelaskan bahwa dalam belajar matematika, Daffa tidak pernah ikut kursus dan hanya belajar secara otodidak melalui online dan dibantu orang tuanya saja.

Baca juga : SI-ASIN, aplikasi penunjuk sebaran vaksin Covid-19 Karya Mahasiswa ITS

“Daffa tidak pernah ikut kursus matematika. Ia malah kursus bahasa Inggris dan Ngaji. Makanya ketika Daffa berhasil meraih medali emas matematika, tentu ini membuat kami bangga,” pungkas Rizal. (JM01)