Stefie Sebut Aplikasi Mobile JKN Perfect karena Sangat Membantu

0
6
Stefie Sebut Aplikasi Mobile JKN Perfect karena Sangat Membantu
Stefie Sebut Aplikasi Mobile JKN Perfect karena Sangat Membantu

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Peserta BPJS Kesehatan Stefi Chris Angelin (21), warga Banyu Urip Surabaya yang juga mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya menyebut bahwa aplikasi Mobile JKN Perfect dan sangat membantu, karena segala urusan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bisa diselesaikan melalui smart phone.

Stefi sebagai Peserta BPJS Kesehatan Mandiri kelas 3, segmen PBPU (Peserta Bukan Penerima Upah) yang bergabung sejak tahun 2018, mengatakana bahwa ia memanfaatkan aplikasi Mobile JKN pertama kali ketika dia melakukan pengecekan info peserta, cek aktif atau tidak, terus infonya bagaimana.

“Kebetulan saat itu keperluan saya untuk merubah Faskes (FKTP). Ceritanya begini, sebelumnya Faskes papa saya di Malang, tapi saya bertiga sama adik faskesnya di Surabaya. Mungkin waktu proses pindahnya saat itu kepencet satu keluarga. Jadi saat saya mau pergunakan berobat di faskes Surabaya tidak bisa digunakan,” ujarnya.

Karena itu ia berinisiatif melakukan pemindahan sendiri-sendiri mulai mama dan adik-adiknya, melalui Mobile JKN, pindah Faskes ke Surabaya tepatnya FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama di Puskesmas Banyu Urip Surabaya.

BACA JUGA : Rani : Mobile JKN Memang Simpel dan User Friendly

Mekanisme perpindahan faskes melalui aplikasi ini, lanjut Stefi, selesai proses berlakunya mulai tanggal 1 bulan depan, tapi karena pindah beda kota dari Malang ke Kota Surabaya, aplikasi ini membantu tiga kali kunjungan satu kali rujukan.

“Saya sampaikan Aplikasi Mobile JKN Perfect karena pindah tidak perlu kemana mana, cukup pakai aplikasi ini saja sudah bisa,” tegas Stefi.

Lebih lanjut stefi membeberkan, pernah menggunakan fitur pindah kelas sebelumnya dari kelas 1, pindah kelas 2 dan pindah lagi di kelas 3. Semua anggota keluarga pindah melalui fitur perubahan kelas rawat.

“Prosesnya mudah, masuk fitur perubahan data peserta, selanjutnya scrool ke bawah, setelah pindah faskes kemudian pindah kelas rawat,” ucapnya.

Stefi pun mengaku fitur menarik lainnya dalam aplikasi ringan ini pernah membantu orang tuanya ketika akan bepergian.

BACA JUGA : REHAB, Solusi Bayar Tunggakan BPJS Kesehatan Lebih Ringan

“Ini sebenarnya papa saya, tapi saya yang membimbing dan mengarahkan cara mengoperasikan di Mobile JKN. Waktu itu Papa dari Surabaya mau ke Makassar dan itu naik kapal laut. Alasan Vaksin sebelumnya, harus isi dulu screening riwayat kesehatan itu,” kata Stefi.

Sementara, selesai screening, hasilnya ditunjukkan ke petugas loket disertai tiket, kartu vaksin melalui aplikasi peduli lindungi, dan aplikasi Mobile JKN baru boleh masuk.

“Bersyukur hasil screening papa waktu itu tertukis rendah risiko terhadap penyakit diabetes melitus, hipertensi, jantung koroner, dan ginjal kronis,” ucap Stefi.

Diakhir, Stefi lebih jauh memaparkan kemudahan mendapatkan kartu digital KIS yang ada juga pada aplikasi Mobile JKN.

BACA JUGA : Keren!! Aplikasi Mobile JKN Layani Jaminan Kesehatan Milenial Tanpa Ribet

“Sangat mudah cara mencari keberadaan kartu. Karena saya peserta PBPU, di aplikasi Mobile JKN otomatis muncul kartu seluruh anggota keluarga atau satu KK, sekaligus muncul keaktifan kartu. Kalau dibayar dan tidak terlambat, warna hijau menandakan aktif, kalau non aktif warnanya merah,” terangnya. (JM01)