Subkon Mengaku Kecewa Proyek Gedung Intensive Care RS Jiwa Menur Bermasalah

0
30
Subkon Mengaku Kecewa Proyek Gedung Intensive Care RS Jiwa Menur Bermasalah
Subkon Mengaku Kecewa Proyek Gedung Intensive Care RS Jiwa Menur Bermasalah

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Proyek pembangunan Gedung Intensif Care RS Jiwa Menur Surabaya yang dikerjakan oleh PT Wira Karsa Kontruksi (WKK) selaku kontraktor masih menyisakan masalah. Dikarenakan, belum melakukan kewajiban pembayaran terhadap pihak subkontraktor (subkon).

Hal tersebut ditegaskan oleh Fachri selaku perwakilan pihak-pihak subkon yang dirugikan. Dimana meski sudah dilakukan mediasi dan kesepakatan tertulis dengan fungsi Inspektorat Pemprov Jatim tentang solusi pembayaran kepada pihak subkontraktor pada Senin, (5/4/2021) lalu di Kantor Inspektorat, namun sampai hari ini belum terdapat titik terang kelanjutan dan realisasi pembayaran.

Baca juga : Bank Syariah Indonesia Perkuat Ekosistem Pesantren

“Kami adalah pihak yang dirugikan oleh pihak WKK. Pekerjaan dan tanggung jawab sudah kami selesaikan namun hak kami malah diabaikan,” tutur Fachri saat dijumpai di Kantor Surabaya, Senin, (14/6/2021).

Menurut Fachri, terdapat sembilan subkon yang telah dirugikan karena belum menerima kewajiban pembayaran, termasuk subkon bidang instalasi AC, gas medis, pintu besi, ACP, sanitasi, arsitektur, MEP, baja, kusen & kaca, plafon, dan hydran.

Upaya mediasi yang pernah dilakukan oleh fungsi PPK Pemprov Jatim antara mankon dan subkon sejak November 2020 tidak efektif dan tidak memberikan solusi pembayaran. Kemudian, pihak subkon melakukan pengadukan ke fungsi Inspektorat Pemprov Jatim pada bulan Februari 2021 sebagai bentuk eskalasi.

“Kita sempat menyampaikan aspirasi di depan Gedung Intensif Care RS Jiwa Menur bersama subkon lainnya untuk mendapatkan atensi dari pihak Pemprov Jatim khususnya pihak RS Jiwa Menur pada awal April 2021 (setelah sebelumnya tidak ada kejelasan sejak awal tahun 2021),” terangnya.

Baca juga : RS CVSKL Ikut Event CTO Live Aid 2021

Sebagai tindak lanjut aspirasi tersebut, pihak subkon kemudian diundang rapat tanggal 5 April 2021 oleh Inspektorat Pemprov Jatim. Dimana, pertemuan yang difasilitasi oleh fungsi Inspektorat Pemprov Jatim pada Senin, 5 April 2021 tersebut dihadiri oleh pihak-pihak terkait, termasuk pihak RS Jiwa Menur, PT Wira Karsa Konstruksi, dan Sembilan subkon terkait.

Dalam rapat tersebut disepakati bahwa pihak RS Jiwa Menur akan menganggarkan kembali kelanjutan pembangunan di APBD Perubahan TA 2021 dan melakukan proses penunjukan langsung ke kontraktor pengganti dapat segera dilakukan.

“Solusi tersebut telah disepakati oleh Inspektorat Pemprov Jatim dan sembilan subkontraktor sesuai yang tertuang di Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan tertanggal 5 April 2021,” tandasnya.

Halaman selanjutnya: Sebagai tindak lanjut dan permintaan