Surabaya Bakal Punya Kereta Tanpa Rel. Ini Faktanya

0
1541
Surabaya Bakal Punya Kereta Tanpa Rel. Ini Faktanya
Contoh Autonomous Rail Rapid Transit ART yang sudah dipakai di China (Foto: Istimewa)

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Surabaya akan menjadi salah satu kota percontohan untuk rencana pengoperasian kereta tanpa rel (Autonomous Rail Rapid Transit/ART). Nabun demikian, masih harus menunggu tindak lanjut tataran kebijakan dari pemerintah daerah setempat sebagai program jangka panjang.

Hal ini diakui Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan, Umar Aris yang mengatakan bahwa naskah akademik regulasi penyelenggaraan ART masih disusun sebagai pedoman penyelenggaraan.

Selain itu, lanjutnya, terdapat beberapa hal guna mempersiapkan transformasi transportasi di Provinsi Jawa Timur. Di antaranya posisi perencanaan ART sebagai bagian dari rencana induk transportasi perkeretaapian Indonesia, perannya sebagai penghubung pusat pertumbuhan ekonomi, penyesuaian dalam menggunakan jaringan jalan, spesifikasi prasarana dan fasilitas ART yang mendukung, serta hak dan kewajiban dari stakeholder yang terlibat.

Sementara dari sisi dasar hukum, sebagai tindak lanjut Perpres No.55/2019, tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan, pada tataran penyelenggaraan transpotasi jalan berbasis listrik di Surabaya diterbitkan Perpres No.80/2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik–Bangkalan–Mojokerto–Surabaya–Sidoarjo–Lamongan, Kawasan Bromo–Tengger–Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis, dan Lintas Selatan.

Baca juga : Mahasiwa ITS Gagas I-Mask untuk Minimalisir Penularan Covid-19

“Kami menunggu kebijakan pak Wagub terkait dengan perpres tersebut dan tindak lanjut dari naskah akademik regulasi penyelenggaraan ART pada tataran kebijakan daerah sesuai kewenangannya, kerangka regulasinya seperti apa, ruang pemenfaatannnya sesuai tata ruang, kemudian integrasi moda transportasi, ini tentunya butuh kerangka hukumnya,” ujar Umar, Minggu (30/5/2021).

Sementara Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, menyambut baik sistem transportasi modern dan ramah lingkungan seperti kereta tanpa rel ini untuk diterapkan di Kota Surabaya dan sekitarnya, melalui kajian Kolaboarsi antara Tim Peneliti ITS dan Badan Litbang Perhubungan terkait Kebijakan Implementasi ART di Surabaya.

Halaman selanjutnya: Secara strategis, kota Surabaya sudah siap