Home Ekonomi Bisnis Usung Tema “Audacity to Fly Higher”, Bank Jatim Bidik Posisi BPD Nomor...

Usung Tema “Audacity to Fly Higher”, Bank Jatim Bidik Posisi BPD Nomor 1 di Indonesia

0
11
Usung Tema "Audacity to Fly Higher", Bank Jatim Bidik Posisi BPD Nomor 1 di Indonesia
Usung Tema "Audacity to Fly Higher", Bank Jatim Bidik Posisi BPD Nomor 1 di Indonesia

Malang, JATIMMEDIA.COM – Mengawali tahun 2026 dengan semangat transformasi, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sukses menggelar Rapat Kerja Tahunan (Rakerta) di Ballroom Hotel Grand Mercure Mirama Malang pada 6-7 Februari 2026.

Forum strategis ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi kinerja, tetapi juga menjadi titik awal perumusan langkah berani perseroan untuk mendominasi industri perbankan daerah di tanah air.

Kegiatan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, mulai dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa hingga mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA.

Kehadiran jajaran Direksi, Komisaris, hingga seluruh pemimpin cabang dari berbagai daerah semakin mempertegas soliditas Bank Jatim dalam menyongsong target bisnis tahun ini.

Adapun tema yang diusung dalam Rakerta kali ini adalah “Audacity to Fly Higher”. Tema tersebut merepresentasikan keberanian untuk melangkah lebih jauh dan mengambil lompatan strategis dalam menghadapi dinamika bisnis yang semakin kompetitif.

Tujuan utama pelaksanaan Rakerta 2026 ini antara lain untuk memberikan arah taktis yang menjadi panduan konkrit dalam menyusun action plan, memberikan booster penyemangat demi mencapai kinerja berbasis GRC, serta sebagai forum dimulainya orkestrasi pencapaian visi Bank Jatim.

Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo menjelaskan, bahwa tema tersebut merupakan sebuah ajakan bagi seluruh “Jatimers” untuk keluar dari zona nyaman. “Rapat kerja ini rutin kami lakukan untuk menyatukan visi dan memperkuat budaya kerja agar target 2026 bisa tercapai melalui inovasi, kolaborasi, serta eksekusi yang unggul,” ungkap Winardi.

Lebih lanjut, beliau memaparkan peta jalan besar perusahaan. Bank Jatim menargetkan diri untuk menjadi BPD nomor satu di Indonesia pada tahun 2030 mendatang. “Visi ini bukan sekadar target, melainkan komitmen kami dalam memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi Jawa Timur,” tegasnya.

BACA JUGA  Tanamduit Sukses Raih Dana Kelolaan Rp 430 Miliar di Masa Pandemi

Untuk mewujudkan ambisi tersebut, Bank Jatim telah menetapkan fokus pada strategi 3-2-1, yang terdiri dari ;

Pertama, strategi 3 Business yang difokuskan pada tiga aspek utama. Yaitu pencapaian low cost funding melalui optimalisasi penghimpunan dana murah, peningkatan kualitas penyaluran kredit dengan ditopang likuiditas yang efisien, dan peningkatan transaksi digital banking.

Kedua, strategi 2 Enabler yang meliputi penguatan tata kelola perusahaan, penguatan sistem dan teknologi, serta memperkuat keamanan dan keandalan sistem digital perusahaan.

Ketiga, strategi 1 People development yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas SDM untuk terus mengembangkan kompetensi, profesionalisme, serta budaya kerja adaptif dan inovatif sehingga seluruh Jatimers mampu menjawab tantangan industri dan mendukung pencapaian target bisnis perusahaan.

Di sisi lain, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan apresiasi tinggi terhadap peran Bank Jatim, terutama dalam membina sektor UMKM. Menurut Khofifah, Bank Jatim telah berhasil menjadi motor penggerak ekonomi yang membawa dampak nyata di lapangan.

”UMKM yang selama ini kita bawa dalam berbagai misi dagang bukan sekadar pameran. Mereka sudah siap produksi, siap kualitas, dan siap pasar. Ini bukti bahwa peran Bank Jatim dalam mendampingi UMKM benar-benar berdampak,” puji Khofifah.

Sebagai penutup, beliau menegaskan bahwa sinergi antara Bank Jatim dan Pemerintah Provinsi akan terus diperkuat untuk mendorong UMKM dan IKM naik kelas melalui berbagai program pembinaan, fasilitasi pemasaran, penguatan mutu produk, hingga perluasan akses pasar, baik secara luring maupun digital. (JM02)