
Emil juga mengungkapkan bahwa Pemprov Jatim saat ini sedang berfokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Antara lain dengan mengadakan pendidikan dan pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) milik Pemprov Jatim, yakni menyediakan SMA dual track.
Baca juga : PPKM Mikro Jilid 9 Pada 1-14 Juni 2021 Berlaku di Seluruh…
“SMA dual track ini sudah dimulai sejak era Pakde Karwo, jadi SMA dual track ini memberi mereka skill yang bisa digunakan. Supaya kalau lulus itu dia tidak kerja tetapi bisa punya kemampuan yang bisa dijual. Apakah bikin kue dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Dirinya menambahkan, selain dari aspek pendidikan, yang perlu dikembangkan untuk mendukung para generasi muda berwirausaha adalah adanya komunitas yang memang berpihak kepada mereka, termasuk ekosistem yang mendukung.
“Maka selain ada peran dari dunia pendidikan tapi juga ada peran dari komunitas pelaku usaha yang sudah ada sekarang, seperti dari komunitas co-working space,” imbuhnya.
Sementara untuk akses permodalan awal, Emil menuturkan, banyak jalur yang dapat diambil untuk mendapatkannya. Namun demikian, baginya hal yang terpenting adalah bagaimana seseorang bisa menggali potensi, membangun usaha dan menunjukkan bahwa dirinya mampu mengembangkan.
Baca juga : Ini Aturan Baru Naik Kereta Api Antarkota Mulai 25 Mei 2021
“Banyak program-program yang kita jalankan dari pusat ataupun dari provinsi yang bisa kemudian menjadi starter untuk mereka, tetapi kata kuncinya SDM-nya yang kita intervensi,” pungkasnya. (JM01)














