ABB dan PT. BIMA Tandatangani Nota Kesepahaman atas Kolaborasi Pengembangan Kapasitas untuk Mendukung Pertumbuhan Industri Pelabuhan Indonesia 

0
55
ABB dan PT. BIMA Tandatangani Nota Kesepahaman atas Kolaborasi Pengembangan Kapasitas untuk Mendukung Pertumbuhan Industri Pelabuhan Indonesia 
ABB dan PT. BIMA Tandatangani Nota Kesepahaman atas Kolaborasi Pengembangan Kapasitas untuk Mendukung Pertumbuhan Industri Pelabuhan Indonesia 

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Perusahaan global penyedia drives, motor, produk generator, dan solusi powertrain digital terintegrasi terkemuka di dunia, PT ABB Sakti Industri (ABB Indonesia) Area Bisnis Motion dan PT Berkah Industri Mesin Angkat (BIMA) telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk menjajaki peluang kolaborasi ke depan dalam meningkatkan kapasitas untuk mengembangkan produktivitas dan efisiensi PT. BIMA, khususnya di tingkat wilayah kerja ex Pelindo III dan nusantara kedepannya.

Penandatanganan kerjasama yang dilaksanakan di Shangri-La Hotel Surabaya, Senin (13/2/2023) ini, ditandatangani oleh Chen Kang Tan, Vice President, Head of Motion Business Area ABB Indonesia, dan Andriyuda Siahaan, Presiden Direktur PT BIMA.

Kerjasama ini membuka kesempatan bagi PT BIMA untuk mengaplikasikan kepemimpinan digital global dan pengalaman industri yang dimiliki ABB untuk mempertahankan transformasi operasional yang optimal demi mencapai efisiensi dan produktivitas operasional di seluruh rantai suplai logistik di masa mendatang.

Untuk itu, ABB mendukung PT. BIMA, sebagai anak perusahaan PT. Berlian Jasa Terminal Indonesia yang merupakan  anak perusahaan dan bagian dari Group Pelindo untuk meningkatkan pelayanan pengelolaan pelabuhan.

BACA JUGA : Gubernur Khofifah Kenalkan Durian Varietas Baru di Festival Durian Sumberasri 2023

Berkaitan dengan hal ini, PT. BIMA bertanggung jawab atas penyediaan peralatan pelabuhan dan suku cadang serta perluasan layanan untuk pemeliharaan pelabuhan yang mencakup pekerjaan sipil, kelistrikan, dan mekanik; sejalan dengan komitmen Perusahaan memberikan solusi layanan teknik yang terintegrasi.

Gerard Chan, President Director & Country Holding Officer PT ABB Sakti Industri mengatakan, sektor pelabuhan Indonesia berada dalam transisi modernisasi dan digitalisasi, sehingga besar harapan kami, melalui kolaborasi ini, kami dapat mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan adopsi digital.

“Tetapi yang lebih penting lagi adalah meningkatkan ketangguhan dan kinerja operasional PT. BIMA secara keseluruhan,” ujarnya seusai penandatanganan, Senin (13/2/2023).

Kerjasama ini, lanjutnya, akan mendukung PT. BIMA mempertahankan produktivitas organisasi dengan dukungan keahlian ABB dalam operasi otonom, solusi digital, dan layanan lanjutan melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan kapasitas SDM.

“Program ini sangat penting untuk mencapai standar baru di sektor pelabuhan melalui SDM yang mumpuni dan kompatibel dalam menangani tugas-tugas operasional dan administrasi di pelabuhan dalam rangka meningkatkan produktivitas dan mengurangi waktu tunggu, serta efisiensi biaya logistik, ”jelas Chan.

BACA JUGA : Selama 2022, BSI Maslahat Salurkan ZISWAF dan CSR Sebesar Rp 187,6…

Chen Kang Tan, Vice President, Head of Motion Business Area, PT. ABB Sakti Industri menambahkan, tuntutan akan produktivitas dan efisiensi pelabuhan semakin meningkat, didorong oleh transformasi digital, harga yang kompetitif, keunggulan layanan dan upaya industri untuk menciptakan operasi yang hemat sumber daya dalam transisi ke operasional pelabuhan yang lebih berkelanjutan.

“Melalui kerja sama tersebut, ABB akan mengidentifikasi dan mengevaluasi solusi untuk meningkatkan keterampilan SDM di wilayah kerja PT BIMA di ex Pelindo III untuk mengoperasikan dan memelihara peralatan pelabuhan,” tambahnya.

Halaman selanjutnya: Dalam kolaborasi ini….