Home Umum Asesmen Nasional 2023 Bukan Pengganti Ujian Nasional

Asesmen Nasional 2023 Bukan Pengganti Ujian Nasional

0
112
Asesmen Nasional 2023 Bukan Pengganti Ujian Nasional
Asesmen Nasional 2023 Bukan Pengganti Ujian Nasional

Sebagai perwakilan dari pemerintah daerah, Maria menyampaikan beberapa tugas dari dinas pendidikan dalam pelaksanaan program Asesmen Nasional, dimana dinas pendidikan bertanggung jawab untuk memastikan program AN dapat berjalan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta memastikan para peserta didik merasa nyaman dan aman selama prosesnya. Dinas pendidikan juga menginformasikan jadwal hingga melakukan sosialisasi kepada sekolah yang dilanjutkan dengan sosialisasi kepada para peserta didik dan orang tua murid.

“Selain itu kami mendorong sekolah untuk memperkenalkan para peserta didik terhadap perangkat yang digunakan saat Asesmen Nasional untuk mengatasi kekhawatiran dan rasa kurang nyaman saat pelaksanaan program. Penyaluran bantuan berupa sarana dan prasarana TIK juga merupakan tugas kami, serta melakukan koordinasi dengan PLN, Telkom, dan sekolah untuk ketersediaan listrik dan internet saat pelaksanaan Asesmen nasional,” ujar Maria.

BACA JUGA : Sasar Guru Pesantren, Tim Dosen Unesa Beri Pelatihan Penguatan Profil Pelajar…

Budi Wahyono, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kota Magelang sebagai wakil dari satuan pendidikan pun menjelaskan tentang pelaksanaan Asesmen Nasional di SMP Negeri 1 Kota Magelang.

“Kami sangat mendukung program Asesmen Nasional. Sebagai tindak lanjut, hasil Asesmen Nasional ini pun kami jadikan sebagai bahan refleksi bagi seluruh guru serta pijakan untuk perencanaan program yang lebih terarah maupun pengaturan anggaran dengan lebih selektif dan jelas,” ungkapnya.

Sementara Sheila Nabila Indyraputri, perwakilan siswa peserta Asesmen Nasional tahun 2022 dari SMAN 81 Jakarta menjelaskan, dalam prosesnya, ia dapat memahami beragam hal tentang Asesmen Nasional melalui informasi-informasi dari kepala sekolah, guru-guru, serta internet, khususnya media sosial Kemendikbudristek.

“Saya juga memahami bahwa Asesmen Nasional tidak mempengaruhi nilai dan kelulusan. Melalui Asesmen Nasional, saya menyadari bahwa yang perlu kita lakukan sebagai peserta didik adalah membiasakan diri untuk belajar, berdiskusi, dan membaca soal yang berbasis literasi untuk meningkatkan kualitas diri,” ujarnya.

BACA JUGA  Pendaftaran Kartu Prakerja Resmi Dibuka, Ini Cara Daftarnya

BACA JUGA : Akirnya IPPUDO Ramen Buka Gerai Pertama di Surabaya, Ini Jelasnya

Pada webinar tersebut juga ditegaskan bahwa Asesmen Nasional berbeda dengan Ujian Nasional (UN). Program ini merupakan bagian dari transformasi dunia pendidikan menuju Indonesia Emas. Karena fokus utama dunia pendidikan adalah murid, sebagai kunci pembentukan peradaban masa depan untuk Indonesia maju.

“Maka dari itu Kemendikbudristek menyelenggarakan Asesmen Nasional yang fokus kepada kemampuan literasi, numerasi, dan karakter peserta didik. Tujuannya adalah untuk menciptakan SDM yang memiliki kemauan dan kemampuan sebagai pembelajar sepanjang hayat,” ujar Iwan Syahril. (JM01)