
“Diawali dengan perjanjian kerjasama yang akan menjadi payung hukum BSI, nantinya kita bisa mengeksekusi setiap bisnis dari teman-teman DPD REI yang ada di Jawa Timur. Dan ini tentunya juga akan menumbuh kembangkan bisnis properti di Jatim menjadi lebih baik lagi,” terang Ali.
Baca juga : Bank Jatim Raup Laba Bersih Rp 1,49 Triliun
Ali juga menjelaskan, di BSI, rate untuk KPR secara flat ada di 4-5 persen, sementara kalau efektifnya di kisaran 9 persen. Dan di Jatim, portofolio pembiayaan griya cukup tinggi mencapai Rp 5,6 trilyun.
“Portofolio pembiayaan griya sebesar Rp 5,6 trilyun ini merupakan 60 persen dari portofolio konsumer BSI secara keseluruhan (griya, oto, multiguna, mitraguna, dan lainnya). Jadi cukup besar portofolio KPR kami,” terang Ali Muafa.
Ali juga meyakinkan bahwa suport BSI kepada rekan-rekan DPD REI Jatim akan bisa dilakukan secara maksimal, karena saat ini BSI Regional 9 Surabaya, memiliki sebanyak 206 outlet, dimana 158 diantaranya tersebar di Jawa Timur.
Baca juga : Presiden Serahkan Zakat dan Luncurkan Gerakan Cinta Zakat
“Jadi insyaallah sudah tidak ada daerah yang blank, baik di kota/kabupaten di Jatim. Dan ini akan sangat membantu bisnis rekan-rekan REI yang ada di daerah,” ujar Ali. (JM01)














