Crown Group Siapkan Proyek di West End Brisbane Senilai Rp 5 Trilyun

0
13
Crown Group Siapkan Proyek di West End Brisbane Senilai Rp 5 Trilyun
Crown Group Siapkan Proyek di West End Brisbane Senilai Rp 5 Trilyun

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Setelah sukses berkiprah di Sydney dan kemudian melebar ke Melbourne, Crown Group, perusahaan pengembang terkemuka yang berbasis di Sydney Australia, mulai mengembangkan sayapnya memasuki Brisbane.

Hal ini diakui CEO Crown Group, Iwan Sunito, yang mengatakan bahwa kedepan, pihaknya akan melanjutkan dengan proyek hunian vertikal pertamanya di West End Brisbane.

“Kami telah menyiapkan lahan sebesar 1,2 Ha (area terakhir yang bisa dibangun di West End, red) dan akan membangun 500 unit dengan design sub tropis, yang akan dilaunching di awal 2022,” ujarnya melalui video conference bersama media di Indonesia, Rabu (27/1/2021).

Crown Group Siapkan Proyek di West End Brisbane Senilai Rp 5 Trilyun
Crown Group Ekspansi ke West End Brisbane

Keputusan Crown Group untuk melanjutkan proyek-proyek barunya ini juga didasarkan pada keyakinan bahwa perlambatan dalam aktivitas konstruksi hunian akibat melemahnya pasar saat ini akan menciptakan kekurangan pasokan di masa depan.

Baca juga : Penggabungan Tiga Bank Syariah Himbara Dapat Izin dari OJK

Untuk proyek hunian di Brisbane, Crown Group telah menunjuk arsitek asal Jepang, Kengo Kuma dan perusahaan lokal Plus Architecture untuk mendesain pembangunan hunian senilai Rp 5 triliun yang berlokasi di 117 Victoria Street di West End Brisbane.

Diketahui, Kengo Kuma adalah arsitek Jepang yang sangat terkenal karena menciptakan beberapa bangunan public dan hunian paling luar biasa di dunia. Dengan kantor di Tokyo dan Paris, dia terkenal dengan penggunaan elemen cedar dan sering menggabungkan kayu dan lingkungan alam dengan struktur perkotaan kontemporer.

Beberapa karya Kuma yang paling terkenal termasuk Museum Seni Suntory di Tokyo, Rumah Tembok Bambu di Cina, kantor pusat Grup LVMH (Louis Vuitton Moet Hennessy) di Jepang, dan Stadion Olimpiade Tokyo untuk perhelatan tahun 2020.

Baca juga : ARTIS by Crown Group Catatkan Penjualan Rp 65 Milyar dari Buyer…

Iwan Sunito juga menambahkan, untuk revisi desain proyek di West End Brisbane ini, diharapkan akan diajukan ke Dewan Kota Brisbane pada pertengahan 2021 dengan rencana penjualan off-the-plan dimulai tahun depan.

“Prediksi saya, dalam dua hingga tiga tahun kedepan kita akan melihat permintaan besar-besaran yang tidak dapat terpenuhi karena kekurangan pasokan di area-area yang membutuhkan seperti CBD. Dan ini berpotensi meningkatkan harga apartemen baru,” tambah Iwan Sunito.

Sementara terkait dengan proyek di West End Brisbane ini, Iwan tidak berani banyak berharap dari market Indonesia karena Brisbane bukan tempat favorit masyarakat Indonesi, dibanding Sydney dan Melbourne.

Baca juga : Operasi Yustisi Berhasil Kumpulkan Uang Denda Rp 1,19 Miliar

“Untuk market Indonesia, sekiranya bisa mendapat Rp 200 milyar saja itu sudah bagus, karena Brisbane bukan daerah yang menjadi pilihan orang indonesia, dibanding Sydney dan Melbourne,” ujar Iwan Sunito.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi laman situs jaringan Crown Group di https://www.crowngroup.com.au/brisbane/ (JM01)