Desa Wisata Nangkula Park Tulungagung diharapkan Jadi Inspirasi Bagi BUMDes

0
20
Desa Wisata Nangkula Park Tulungagung diharapkan Jadi Inspirasi Bagi BUMDes
Desa Wisata Nangkula Park Tulungagung diharapkan Jadi Inspirasi Bagi BUMDes

Tulungagung, JATIMMEDIA.COM – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, meresmikan Desa Wisata Nangkula Park yang berada di Desa Kendalbulur Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung.

Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan prasasti Zona KIP (Kreativitas, Inovatif dan Produktif), penyerahan Bantuan Keuangan Khusus untuk Penguatan BUMDes untuk 8 desa di Tulungagung masing-masing Rp 75 juta.

Khofifah menjelaskan, dalam pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Jatim bekerjasama dengan Yayasan Rumah Kita dan Klinik BUMDes telah menginisiasi terbentuknya Zona Kreatif, Inovatif dan Produktif (KIP) yang ada di seluruh BUMDes.

Zona KIP adalah sesuatu yang dapat menginspirasi bagi BUMDes untuk dapat meningkatkan perekonomian daerah sekitar utamanya dalam rangka pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Karenanya, BUMDes yang terus memberikan penguatan melalui zona KIP diharapkan dapat berkembang pesat karena akan menyuguhkan kreativitas, inovasi dan produktifitas yang selalu baru.

“Kreativitas, inovasi dan produktifitas adalah hal yang unlimited atau tanpa batas. Sehingga akan selalu ada yang baru di setiap waktu. Akan terus ada dinamika jadi jangan pernah berhenti melakukan kreativitas, inovasi dan jangan pernah berhenti untuk terus produktif,” tegasnya, Sabtu (22/5/2021).

Baca juga : BPJS Kesehatan Permudah Proses Mendapatkan Kacamata. Ini Caranya

Khofifah juga menambahkan bahwa lokasi sentra wisata yang dikelola BUMDes juga menentukan BUMDes tersebut dapat berkembang dengan baik.

“Ini penting, karena semakin dekat dengan pemukiman warga akan semakin bagus. Karena akan memberikan penguatan kepada masyarakat terdekat. Jadi setiap obyek wisata akan memberikan signifikansi terhadap pergerakan UMKM lokal. Disamping itu, juga setiap wisata akan menggerakkan public transportation,” imbuhnya.

Lebih lanjut Khofifah menjelaskan, UMKM sendiri merupakan sektor terbesar yang menyumbangkan 60,25% PDRB Jatim. Sedangkan sektor wisata berkontribusi 7,21% pada perekonomian Jatim.

Halaman selanjutnya: Penguatan sektor wisata diharapkan