DPRD Kota Surabaya Dukung Langkah DSDABM Siagakan URC untuk Antisipasi Genangan

0
7
DPRD Kota Surabaya Dukung Langkah DSDABM Siagakan URC untuk Antisipasi Genangan
Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Langkah Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) yang menyiagakan Unit Reaksi Cepat (URC) untuk mengantisipasi genangan di Kota Surabaya pada musim hujan, mendapat apresiasi dan dukungan DPRD Kota Surabaya.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Baktiono mengatakan, langkah DSDABM menggunakan URC dalam mengantisipasi genangan air di Surabaya merupakan inovasi yang bagus dan tepat.

“Ibaratnya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sedia payung sebelum hujan,” ujar Baktiono, Kamis (7/12/2023).

URC, menurut Baktiono, adalah langkah serius dari Pemkot Surabaya untuk menanggulangi genangan di beberapa titik yang sering terjadi ketika musim hujan. Dengan begitu, mobil pemadam kebakaran bisa menghisap genangan air secara langsung dan kemudian disalurkan secara on the spot.

“Kita apresiasi kinerja pemkot, karena mereka sebelum hujan sudah menyiapkan perangkat-perangkatnya termasuk URC,” paparnya.

Baktiono berharap, program dari Pemkot Surabaya khususnya URC ini harus bergerak cepat untuk mengantisipasi genangan di beberapa titik Surabaya.

BACA JUGA : Akhir Tahun, DPRD Kota Surabaya Monitor dan Evaluasi Serapan Pembangunan

“Jangan sampai air masuk ke perkampungan lagi, karena langsung dialirkan lewat mobil-mobil PMK,” jelasnya.

Sementara, Kabid Drainase Dinas DSDABM Kota Surabaya Windo Gusman Prasetyo menjelaskan, Pemkot Surabaya fokus melakukan pembangunan saluran untuk menanggulangi genangan di wilayah-wilayah tersebut.

“Dengan begitu, kami berharap hujan di tahun 2023-2024 ini bisa mengurangi genangan yang ada. Paling tidak itu hampir lebih dari 50 persen bisa mengurangi genangan di wilayah tersebut,” jelasnya.

Penanggulangan genangan pada akhir tahun 2023-2024 tidak hanya dilakukan DSDABM dengan melakukan normalisasi saluran, tetapi juga mengoptimalkan keberadaan 75 lokasi rumah pompa yang tersebar di Kota Surabaya. Karena sekitar 80 persen topografi Surabaya memang dataran rendah.

BACA JUGA : Jelang Libur Akhir Tahun, DPRD Surabaya Ajak Pelajar Kunjungi Museum dan Tempat Bersejarah

“Dengan adanya rumah pompa, maka aliran air lebih cepat mengalir ke laut atau ke sungai,” pungkasnya. (Adv/JM01)