Home Ekonomi Bisnis Dukung Non Tunai Trans Jatim, Bank Jatim Raih Apresiasi

Dukung Non Tunai Trans Jatim, Bank Jatim Raih Apresiasi

0
18
Bank Jatim menerima apresiasi dari Pemprov Jatim atas kerja sama penyelenggaraan layanan pembayaran non tunai
Bank Jatim menerima apresiasi dari Pemprov Jatim atas kerja sama penyelenggaraan layanan pembayaran non tunai

Mojokerto, JATIMMEDIA.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, demi memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat. Salah satunya melalui fasilitas kemudahan pembayaran transportasi bus Trans Jatim.

Berkat dukungan ini pada hari Senin (26/5), Bank Jatim menerima apresiasi dari Pemprov Jatim atas kerja sama penyelenggaraan layanan pembayaran non tunai melalui QRIS pada sistem E-Ticketing Trans Jatim.

Piagam apresiasi diserahkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Dr. Nyono, kepada Direktur Bisnis Mikro, Ritel & Usaha Syariah Bank Jatim, R. Arief Wicaksono, dalam acara peresmian operasional Bus Trans Jatim Koridor VI (Mojokerto – Sidoarjo) yang berlangsung di Terminal Mojosari Mojokerto. Acara tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Mojokerto, Al-Barra.

Arief Wicaksono menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan dan menekankan kepraktisan penggunaan QRIS melalui mobile banking bagi masyarakat. “Kami memang telah bekerja sama dengan Dishub Jatim untuk memberikan support alat pembayaran secara non tunai, yaitu QRIS Bank Jatim. Praktis, tinggal buka mobile banking dan scan barcode QRIS. Jadi masyarakat yang ingin menggunakan transportasi bus Trans Jatim sudah tidak perlu repot lagi,” ungkapnya.

Arief menjelaskan, Bank Jatim akan terus mendukung program-program yang dilakukan oleh Pemprov Jawa Timur demi kemudahan masyarakat. ”Hal ini juga sejalan dengan program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang diinisiasi oleh Bank Indonesia, sehingga bisa memudahkan penumpang maupun operator bus” ucapnya.

Menurut Arief, Trans Jatim dapat memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu kepada masyarakat dengan harga terjangkau. Sehingga transportasi umum seperti ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan sekaligus menurunkan potensi kecelakaan lalu lintas.

BACA JUGA  Bank Jatim Serahkan CSR Tenda Portabel untuk UMKM Situbondo

Bank Jatim bersyukur dapat berkontribusi untuk sistem pembayaran non tunai di Trans Jatim ini sebab sistem pembayaran non tunai sudah menjadi kebutuhan demi memudahkan masyarakat dalam pembayaran, sangat efisien dari segi waktu dan tenaga. ”Kami berkomitmen akan terus mengembangkan pembayaran digital demi mendukung percepatan digitalisasi. Semoga lewat kegiatan ini Bank Jatim dapat terus menjadi mitra kerja yang baik bagi Pemprov Jawa Timur serta semua produk dan layanannya dapat bermanfaat bagi seluruh nasabah” katanya.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyambut baik pengoperasian Koridor VI dan berharap layanan bus ini dapat memenuhi kebutuhan transportasi, terutama bagi pekerja di Kawasan Industri Ngoro. “Transportasi memiliki peran yang sangat vital dalam pembangunan sebuah daerah. Inilah jawabannya, mudah-mudahan memberi manfaat yang besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Koridor VI Trans Jatim akan dioperasikan oleh PT Bagong Dekaka Makmur dengan mengandalkan 14 bus (masing-masing 7 dari Mojokerto dan Porong, serta 2 bus cadangan), melayani 65 titik halte dengan jarak tempuh 45 Km dan estimasi waktu tempuh 45 menit. Jeda keberangkatan antarbus berkisar antara 10-15 menit pada jam sibuk dan 25-30 menit di luar jam sibuk.

Khofifah menegaskan, penambahan rute baru Bus Trans Jatim Koridor VI ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebagai wujud Jatim Akses yang tertuang dalam Nawa Bhakti Satya. ”Penambahan layanan rute koridor VI yang baik dan terintegrasi akan meningkatkan produktivitas, memperluas akses ke berbagai fasilitas, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Sebelumnya, Trans Jatim telah memiliki lima koridor yaitu koridor I (Sidoarjo-Surabaya-Gresik), koridor II (Mojokerto-Surabaya), koridor III (Mojokerto-Gresik), koridor IV (Gresik-Lamongan), koridor V (Surabaya-Bangkalan) yang mencatat total 4.715.809 penumpang selama tahun 2024.

BACA JUGA  Bank Jatim Raih Penghargaan Bergengsi Dari Humas Indonesia

Gubernur Khofifah optimis pengembangan Trans Jatim, termasuk Koridor VI yang menghubungkan wilayah Gerbangkertasusila, akan mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Mojokerto. (JM02)