Endah : BPJS Kesehatan Pilihan Tepat Keluarga Saya

0
4
Endah : BPJS Kesehatan Pilihan Tepat Keluarga Saya
Endah : BPJS Kesehatan Pilihan Tepat Keluarga Saya

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Memiliki jaminan kesehatan yang bebas biaya untuk segala penyakit tentu menjadi dambaan setiap orang. Apalagi dengan biaya iuran yang sangat ringan.

Ini diakui Endah Riani (37) selaku peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), yang sudah sering merasakan menerima pelayanan kesehatan dan berobatnya secara gratis.

“Keuntungan ikut BPJS Kesehatan itu dalam dan luar. Artinya dalam tubuh kita segala penyakit bisa diatasi, dan luar itu artinya aman untuk keuangan saya karena saya bisa menghemat biaya pengobatan yang cukup besar kalau tanpa BPJS,” ujar Endah sambil tersenyum.

Perempuan pemilik nomor kepesertaan JKN-KIS 000139589xxxx tersebut mengaku telah seringkali menggunakan kartu KIS-nya untuk berbagai perawatan antara lain, perawatan sakit gigi, pengobatan hipertensi, penyakit gatal bernanah. Sedang untuk anaknya adalah pemeriksaan intensive THT (Telinga, Hidung dan Tenggorokan).

Baca juga : Elok : Biaya Persalinan Caesarku Semua Ditanggung BPJS Kesehatan

Kartu BPJS Kesehatan ini, lanjut Endah, menjadi pemecah solusi pembayaran bagi saya. Dan boleh dikatakan menjadi kartu penyelamat biaya keuangan perawatan, yang seharusnya saya keluarkan ketika harus berobat.

“Saya sangat beruntung punya kartu BPJS ini karena semua biaya pengobatan yang saya alami,ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan. Dan ini membuat saya bisa memindahkan biaya pelayanan kesehatan saya ke tabungan dan untuk kebutuhan lainnya,” tambah Endah.

Menyinggung tentang pelayanan selama berobat, Endah menjelaskan bajwa selama ini ia selalu dilayani dengan baik. Bahkan ia juga menyayangkan banyaknya kabar yang beredar yang katanya berobat menggunakan BPJS itu dibedakan.

Menurut Endah semua informasi itu tidak benar. Bahkan ia menyampaikan agar masyarakat jangan asal bicara kalau tidak pernah sakit dan tidak ada pengalaman berobat dengan kartu BPJS.

Baca juga : Pemerintah Putuskan Vaksinasi Booster Mulai 12 Januari Mendatang

“Ya aneh saja. Orang selama ini saya berobat pakai BPJS selalu dilayani secara penuh kok. Malah pengobatannya satu paket,” terang Endah.

Endah juga menambahkan bahkan dokter di Puskemas maupun di rumah sakit selalu menyarankan, jika obatnya habis tapi belum sembuh harus segera kontrol lagi. Atau juga kalau obatnya ada efek yang kurang nyaman, bisa segera dihentikan mengkonsumsi obatnya dan segera kembali ke sini (Puskesmas/rumah sakit, red).

“Saya tentu berharap tidak ingin sakit. Tapi kalau terpaksa sakit, saya selalu memulai pelayanan kesehatan dari Puskesmas Tenggilis yang dekat dari rumah saya. Dan karena niat saya berobat adalah ingin sembuh, makanya saya selalu berharap tidak perlu sampai dirujuk ke rumah sakit. Asal niat kuat ingin sembuh, insya allah sembuh,” ungkapnya.

Baca juga : Wawali Armuji Minta PGN Adakan Tarif Khusus Pelaku UMKM

Dari pengalaman pelayanan kesehatan yang dialami dengan menggunakan BPJS Kesehatan selama ini, Endah berharap program BPJS terus dipertahankan dan ditingkatkan, karena sangat membantu kesehatan masyarakat.

“Selain terima kasih, saya juga berharap semoga program BPJS Kesehatan ini selalu ada. Dan semoga kedepannya lebih bermanfaat dan berkah bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkas Endah. (JM01)