Kampanye Debat Paslon dan Pemira jadi Cara Pembelajaran Berorganisasi di SMP Al Falah Surabaya

0
34
Kampanye Debat Paslon dan Pemira jadi Cara Pembelajaran Berorganisasi di SMP Al Falah Surabaya
Kampanye Debat Paslon dan Pemira jadi Cara Pembelajaran Berorganisasi di SMP Al Falah Surabaya

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Untuk melatih dan pembelajaran para siswa mengenai berorganisasi dan tanggung jawab, selain diperlukan edukasi, juga perlu dilakukan praktek langsung bagaimana mereka bisa mengungkapkan ide dan gagasan di depan publik, serta bertanggungjawab atas ide dan gagasan yang mereka sampaikan.

Dan dalam rangka pengaplikasian praktik organisasi tersebut, SMP Al Falah Surabaya mengadakan Debat Pasangan Calon (paslon) dan Pemilu Raya (pemira) untuk memilih perwakilan 3 organisasi, yakni Majelis Perwakilan Kelas (MPK), OSIS dan Remas. Acara ini sendiri digelar Selasa, (9/11/2021).

Metode pembekalan ilmu dengan praktek langsung ini, seperti dikemukakan Kepala SMP Al Falah Surabaya, Jusa Indrawan, sangat dibutuhkan siswa ketika nantinya mereka terjun di masyarakat.

“Kami ingin para siswa ikut berkontribusi pada kemajuan sekolah melalui organisasi, karena ini akan sangat berguna bagi mereka ketika nanti hidup bermasyarakat. Dan untuk skala kecil akan dimulai disini yaitu untuk pemilihan calon Ketua MPK, Ketua OSIS dan Ketua Remas,” terangnya.

Baca juga : Rayakan Hari Pahlawan, Siswa SD Al Falah Dengarkan Cerita Veteran

Seperti pemilu pada umumnya, lanjut Jusa, dua paslon yanga merupakan hasil seleksi dari pengurus periode sebelumnya yang aktif, akan melaksanakan debat dari panelis, di mana panelis akan mengajukan pertanyaan untuk para paslon.

“Setelah pertanyaan dari panelis, nantinya para paslon akan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh paslon lain. Jadi ya seperti proses pemilu yang ada,” tambah Jusa Indrawan.

Jusa juga menjelaskan, melalui kegiatan semacam ini, diharapkan anak-anak bisa belajar berorganisasi dengan baik, yang kemudian dapat membentuk tanggungjawab siswa.

“Dalam pemira ini juga mengandung pembelajaran soal tanggungjawab, karena para paslon juga harus menyampaikan visi misi mereka, dimana visi misi itu harus sejalan dengan visi misi Al Falah, yakni menjadikan anak yang sholeh dan sholehah, bisa tampil baik secara akademik maupun akhlak,” terang Jusa.

Baca juga : Sambut Hari Pahlawan, KAI Gratiskan Guru, Nakes, dan Veteran Naik Kereta…

Setelah semua tahapan debat dan pemira ini dilalui, maka akan dilanjutkan dengan pemilihan langsung oleh semua siswa, yang akan dilakukan secara hybrit oleh siswa yang hadir di acara debat dan siswa yang berada di rumah secara daring melalui google form, karena sebagian besar siswa saat ini sedang mengikuti proses pembelajaran secara daring. (JM01)