Konsumsi BBM Jatim Mulai Naik Hingga 60 Persen

0
10
Konsumsi BBM Jatim Mulai Naik Hingga 60 Persen
Konsumsi BBM Jatim Mulai Naik Hingga 60 Persen

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Memasuki bulan September ini, tingkat konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara mulai mengalami peningkatan.

Rustam Aji, Unit Manager Communication, Relations, dan CSR MOR V Pertamina Jatimbalinus mengatakan, adanya kenaikan konsumsi BBM ini disebabkan karena mulai diberlakukannnya adaptasi kebiasaan baru dengan protokol kesehatan.

“Dibukanya kembali kegiatan perekonomian dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam era kebiasaan baru ini cukup mengerek tren konsumsi bahan bakar,” katanya seperti dikutip dalam rilis.

Rustam juga menjelaskan, untuk kenaikan konsumsi BBM jenis gasoline (premium, pertalite, pertamax, pertamax turbo) tercatat meningkat sebesar 18 % dan BBM jenis gasoil (solar, biosolar, dexlite, Pertamina Dex) sebesar 60 % dibandingkan Mei 2020 atau saat diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa daerah.

“Pada Mei 2020, Pertamina mencatat rata-rata harian konsumsi BBM jenis gasoline sebesar 9.700 kl/hari dan BBM jenis gasoil sebesar 3.800 kl/hari. Sedangkan September ini, rata-rata harian penyaluran BBM di Jatim naik menjadi 11.500 kl/hari untuk gasoline dan 6.100 kl/hari untuk gasoil,” tambah Rustam.

Sementara kenaikan konsumsi menjelang akhir bulan September ini, lanjut Rustam, tercatat rata-rata harian sebesar 3.600 MT/hari naik 5 % dibandingkan konsumsi Mei 2020 saat PSBB dengan rata-rata harian sebesar 3.400 MT/hari.

Rustam menambahkan, Pertamina terus berkomitmen untuk menyalurkan BBM dan LPG kepada masyarakat termasuk BBM tertentu dan penugasan sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah.

“Seperti BBM subsidi jenis biosolar kuotanya 2,3 juta kl, dan BBM premium 1,4 juta kl,” imbuhnya. (JM01)