
Di sisi kinerja ekonomi Jawa Timur di triwulan I 2022, tumbuh mencapai 5,20% (yoy), artinya lebih tinggi dibandingkan triwulan IV 2021, yakni 4,59% (yoy).
Baca juga : Presiden Jokowi Serahkan Bonus Bagi Atlet Peraih Medali SEA Games Ke-31…
”Kinerja positif tersebut ditopang dari perbaikan konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah dan ekspor ke luar negeri,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama. Hesti Chandra S, Analis fungsi pengelolaan dan pengembangan UMKM BI Jatim menjabarkan beberapa kebijakan yang sudah diterapkan pemerintah dengan Bank Indonesia untuk pengembangan UMKM di Jawa Timur, khususnya pada Pengembangan UMKM, Inklusi Keuangan dan Keuangan Syariah.
Menurutnya, selain Festival Ekonomi Syariah (FESyar) yang mengusung visi yang sama dengan program Optimis Jatim Bangkit 2022, kegiatan unggulan GBBI di Jawa Timur berfokus pada perluasan Rumah Kurasi, Sertifikasi Kurator, dan Sertifikasi Halal melalui skema Ikrar Halal.
Sementara untuk UMKM di Surabaya, KPw BI Jatim juga berkolaborasi dengan Pemkot Surabaya guna menghidupkan kembali geliat spot wisata ekonomi micro di Jalan Tunjungan Surabaya tersebut.
Baca juga : Terima Audiensi Puteri Indonesia Pariwisata 2022, Gubernur Khofifah Optimistis Pariwisata Jatim…
“Bentuk nyata pada program ini diwujudkan dalam event Tunjungan Romansa. Di sana.selain pertunjukan seni musisi jalanan, juga ada kegiatan ekonomi micro dimana banyak UMKM menjajakan produknya diaas gerobak-gerobak eksotis kekinian itu juga turut berkontribusi terhadap ekonomi Kota Surabaya,” ujar Hesti.
Halaman selanjutnya: Cara menulis berita ekonomi yang baik…














