Miracle Aesthetic Clinic Luncurkan Miracle Personal Lift Ultherapy

0
9
Miracle Launching Miracle Personal Lift Ultherapy
Founder & President Director of Miracle Aesthetic Clinic, dr Lanny Juniarti

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Di penghujung tahun 2020 ini, Miracle meluncurkan protokol Ultherapy terbaru yang sangat efektif untuk mengencangkan kulit.

Miracle telah menggunakan teknologi Ultherapy sejak tahun 2011, saat pertama kali Ulthera masuk industri estetika di Indonesia. Hingga saat ini, Miracle telah menangani ribuan perawatan Ultherapy untuk perawatan pengencangan kulit tanpa pembedahan.

Pada acara virtual press conference yang bertajuk 5th Golden Record Award 2020 pada hari Rabu, 2 Desember 2020, perawatan Miracle Personal Lift Ultherapy diperkenalkan oleh Founder & President Director of Miracle Aesthetic Clinic Lanny Juniarti.

Baca juga : Ini Kunci Eksistensi Miracle Clinic selama 24 tahun di Industri Kecantikan Indonesia

Dr. Lanny menjelaskan, perawatan Miracle Personal Lift Ultherapy benar-benar mampu memenuhi kebutuhan personal setiap pasien yang akan melakukan perawatan Ultherapy di Miracle.

Miracle Launching Miracle Personal Lift Ultherapy
Miracle Raih Penghargaan Level Asia Pasifik

“Dengan perawatan ini, kebutuhan setiap pasien akan disesuaikan tergantung area anatomi mana yang akan dikerjakan, apakah di daerah dahi, di daerah sekitar mata, pipi, di bawah dagu, maupun di leher,” tambahnya, Rabu (2/12/2020).

Dr. Lanny menambahkan, Miracle Personal Lift Ultherapy dilengkapi dengan protokol SEE, PLAN, TREAT atau biasa disingkat dengan SPT. Protokol ini digunakan oleh setiap dokter di Miracle dalam melakukan perawatan Ultherapy kepada setiap pasien.

Pada tahapan SEE, dokter akan melihat di layar monitor terlebih dahulu, tingkat kedalaman dari masing-masing lapisan kulit yang akan ditargetkan.

“Dilengkapi juga dengan Real Visualization, teknologi yang dimiliki oleh Ultherapy menjadi salah satu keunggulan, dan menjadi gold standard noninvasive skin tightening dan skin lifting,” tambahnya.

Baca juga : Miracle Aesthetic Clinic Kenalkan Tweakments: The New Era of Beauty Movement

Sementara pada tahapan PLAN, berdasarkan hasil visualisasi, dokter membuat perencanaan perawatan Ultherapy sesuai dengan kebutuhan setiap pasien meliputi pilihan kedalaman kulit yang dituju dan juga jumlah lines ultrasound yang diperlukan.

Sedangkan tahapan TREAT adalah dokter melakukan proses perawatan Ultherapy sesuai dengan perencanaan yang telah dibuat sebelumnya, teknologi Micro Focused Ultrasound with Visualization menjadi keunggulan lain Ultherapy yang memungkinkan dokter untuk menghantarkan gelombang ultrasound ke dalam lapisan kulit yang dituju dengan lebih presisi.

“Dengan demikian, perawatan ini mampu memberikan hasil yang optimal untuk membantu mengencangkan kulit secara alami tanpa pembedahan,” lanjutb Dr. Lanny.

Miracle Raih Penghargaan Level Asia Pasifik

Meskipun tahun ini penuh dengan berbagai rintangan karena adanya pandemi Covid19, Miracle tetap kembali meraih penghargaan Golden Record Award. Penghargaan ini merupakan apresiasi yang diberikan bagi klinik estetik dengan reputasi terbaik dalam penggunaan produk Merz Aesthetics, perusahaan farmasi terbesar dan ternama yang berasal dari Frankfurt, Jerman.

Baca juga : PT Uni-Charm Indonesia Luncurkan Website Edukasi Menstruasi Untuk Anak

Penghargaan di ajang Golden Record Award ini telah diraih selama 5 tahun berturut-turut, mulai tahun 2016 hingga 2020. Di tahun ini, Miracle meraih posisi kedua APAC Award Accelerated Growth, sebagai klinik estetika yang mengalami pertumbuhan Ultherapy terbanyak di tingkat Asia Pasifik, diantara berbagai negara seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, Filipina, Hongkong, India, dan Jepang.

Penghargaan ini diserahkan oleh Heidy Sembung, selaku Country Representative dari MERZ Aesthetic, kepada dr. Lanny.

Raihan penghargaan selama 5 tahun berturut-turut ini merupakan bentuk konsistensi Miracle untuk selalu ikut memajukan perindustrian di Indonesia, serta mengharumkan nama Indonesia melalui industri estetika yang mampu bersaing di level Internasional,” pungkas dr. Lanny. (JM01)