Home Ekonomi Bisnis OJK Jatim dan FKIJK Perkuat Kepercayaan Publik Melalui Donor Darah

OJK Jatim dan FKIJK Perkuat Kepercayaan Publik Melalui Donor Darah

0
14
Kepala OJK Provinsi Jawa Timur, Yunita Linda Sari, menilai kegiatan ini sangat relevan dengan tema Hari Ulang Tahun (HUT) OJK ke-14, yaitu “Industri Keuangan Tangguh, Indonesia Maju”.
Kepala OJK Provinsi Jawa Timur, Yunita Linda Sari, menilai kegiatan ini sangat relevan dengan tema Hari Ulang Tahun (HUT) OJK ke-14, yaitu “Industri Keuangan Tangguh, Indonesia Maju”.

Surabaya, JATIMMEDIA.COM – Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Jawa Timur bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Timur sukses menggelar kegiatan donor darah di Kantor OJK Jawa Timur pada Senin (24/11).

Inisiatif kemanusiaan ini bukan sekadar agenda tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), melainkan juga merupakan strategi penguatan kepercayaan publik di sektor keuangan. Stabilitas industri keuangan dipandang tidak hanya dibangun melalui kepatuhan regulasi dan kinerja korporasi, tetapi juga melalui peningkatan modal sosial lewat aksi-aksi kemanusiaan bernilai tinggi.

Kegiatan ini mencatatkan partisipasi sebanyak 190 pendonor yang berasal dari berbagai lembaga jasa keuangan (LJK). Tingginya angka partisipasi ini mengindikasikan adanya modal sosial yang solid dalam industri keuangan Jawa Timur, yang dianggap sebagai aset tak berwujud (intangible asset) yang esensial di tengah dinamika ekonomi global.

Ketua FKIJK Jawa Timur yang juga Direktur Utama Bank Jatim, Winardi Legowo, menyampaikan bahwa donor darah adalah bagian integral dari upaya kolektif untuk menjaga reputasi dan kepercayaan publik, dua faktor yang menjadi pilar utama keberlanjutan industri keuangan.

Kepala OJK Provinsi Jawa Timur, Yunita Linda Sari, menilai kegiatan ini sangat relevan dengan tema Hari Ulang Tahun (HUT) OJK ke-14, yaitu “Industri Keuangan Tangguh, Indonesia Maju”. Menurutnya, ketangguhan industri hanya dapat dicapai apabila lembaga keuangan mampu merawat dan memperkuat hubungan baik dengan masyarakat.

Oleh karena itu, Yunita menekankan, “Kepercayaan publik merupakan fondasi sistem keuangan. Aksi sosial seperti ini berfungsi menguatkan persepsi bahwa sektor keuangan hadir dan relevan bagi kepentingan masyarakat.”

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya memberikan apresiasi atas konsistensi sektor keuangan Jawa Timur, yang dinilai berkontribusi signifikan dalam menjaga kecukupan stok darah di wilayah ekonomi terbesar kedua di Indonesia.

BACA JUGA  Pasar Modal Indonesia Serahkan Ambulans Laut Ke-5 pada Pemkab Gresik

Pengamat ekonomi lokal berpendapat bahwa konsistensi ini dapat memengaruhi positif persepsi stabilitas lembaga keuangan yang terlibat, khususnya dalam menghadapi kondisi ekonomi yang fluktuatif. Sejalan dengan itu, OJK terus memperkuat tata kelola dan pengawasan. Dengan demikian, kegiatan sosial sektor keuangan ini diposisikan sebagai pelengkap penting untuk membangun ekosistem ekonomi yang berdaya tahan, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan publik. (JM02)