Kemendikbud Kembali Bagi Kuota Gratis 2021, Ini Penjelasannya

0
315
Kemendikbud Kembali Bagi Kuota Gratis 2021, Ini Penjelasannya
Mendikbud Nadiem Makariem

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim secara resmi telah mengumumkan penyaluran bantuan kuota internet 2021, bagi pelajar, mahasiswa, guru, dan dosen, dengan besaran yang berbeda, dan akan mulai dicairkan bulan Maret 2021 ini.

Berbeda dari bantuan tahun 2020, Kemendikbud lebih memberikan fleksibilitas bagi pelajar dan mahasiswa dalam menggunakan bantuan kuota internet, karena secara keseluruhan ini merupakan kuota umum yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi. Kecuali yang diblokir oleh Kemenkominfo dan yang tercantum pada situs resmi bantuan kuota data internet Kemendikbud.

Baca juga : Astra Kembali Jaring Anak Muda Inspiratif lewat SATU Indonesia Awards

“Bantuan kuota internet 2021 juga bisa digunakan untuk mengakses Youtube dan mengakses informasi di mesin pencari. Namun dibatasi tidak bisa mengakses aplikasi permainan dan sosial media seperti Instagram, Facebook dan Tiktok,” tegas Nadiem dalam pengumuman resmi di akun Youtube Kemendikbud, Senin (1/3/2021).

Nadiem menambahkan, berkaca pada penyaluran bantuan kuota internet 2020, pihaknya juga terus melakukan evaluasi. Termasuk memastikan akurasi di satuan pendidik agar bantuan ini digunakan oleh siswa atau pelajar yang masih aktif.

“Kami telah menegur beberapa universitas untuk memastikan mahasisawa yang mendapat bantuan kuota haruslah mahasiswa yang masih aktif,” tegasnya.

Baca juga : Gubenur Khofifah Resmikan Travelator Masjid Agung Sidoarjo, Permudah Jamaah Lansia Beribadah

Dengan adanya bantuan kuota internet selama tiga bulan kedepan ini, Nadiem berharap bisa menjadi suatu jembatan untuk mendukung proses Pembelajaran Jarak Iauh ( PJJ).

Meski demikain, Nadiem juga menyampaikan harapannya dan mendorong sekolah mulai melakukan tatap muka secara bertahap. Tatap muka sebanyak 1 hingga 2 seminggu menjadi proses penting. Begitu juga dengan program vaksinasi, diharapkan bisa mempercepat proses tatap muka.

“Sementara untuk daerah yang sulit melakukan PJJ karena kendala sinyal internet, tolong pemerintah daerah setempat melakukan tatap muka, karena kami tidak mau anak-anak lebih tertinggal lagi,” tambah Nadiem.

Baca juga : Polrestabes Surabaya Siapkan 37 Kamera Tilang Elektronik

Nadiem juga menegaskan, meski volume gigabyte-yang diberikan tidak sebesar yang sebelumnya, tapi penggunaannya jauh lebih fleksibel karena yang diberikan sekarang ini adalah kuota umum,.”

“Jadi kami mendengarkan semua masukan dari masyarakat. Ini adalah modifikasi yang kita lakukan sehingga kita bisa mencapai titik tengah di mana cukup gigabyte-nya, tapi kualitas dan fleksibilitas penggunaannya dimaksimalkan sebesar mungkin,” ungkap Nadiem.

Ini rincian bantuan kuota internet dari Kemendikbud:

  • Peserta didik PAUD mendapat 7 GB per bulan.
  • Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapat 10 GB per bulan
  • Guru PAUD dan jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan bantuan 12 GB per bulan
  • Mahasiswa dan dosen mendapatkan bantuan 15 GB per bulan

Baca juga : Mensos Risma Jawab Soal Penghapusan Santunan Ahli Waris Korban Covid-19

Bantuan kuota rencananya akan disalurkan pada tanggal 11–15 setiap bulannya dan berlaku selama 30 hari sejak kuota data diterima. (JM01)