Pemerintah Gencarkan Gerakan Nasional Wakaf Uang

0
431
Pemerintah Gencarkan Gerakan Nasional Wakaf Uang
Menteri Keuangan Sri Mulyani (foto: istimewa)

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah secara terintegrasi, terus di gencarkan dan menjadi salah satu fokus dari Pemerintah.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjelaskan, seiring dengan berkembangnya sektor ekonomi dan keuangan syariah, sektor dana sosial syariah yang mencakup zakat, infaq, shodaqoh, dan wakaf juga merupakan bagian yang berpotensi sangat strategis untuk dikembangkan.

Baca juga : Yoko: Setelah Lihat Ibu Saya Operasi Ditanggung BPJS Kesehatan, Saya Jadi…

Sebagai bentuk pengembangan tersebut, lanjut Sri Mulyani, Pemerintah melalui Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan lembaga terkait meluncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang (GNWU).

“GNWU dan brand ekonomi syariah dapat mendukung pertumbuhan ekonomi syariah serta mempercepat visi Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia. Serta diharapkan dapat meningkatkan literasi dan kesadaran masyarakat untuk berwakaf,” jelas Sri Mulyani dalam sambutannya pada Peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Peresmian Brand Ekonomi Syariah, Senin (25/1/2021).

Menkeu juga menambahkan, sampai dengan 20 Desember 2020, total yang wakaf uang telah terkumpul sejumlah Rp 328 miliar, sedangkan project based wakaf mencapai Rp 597 miliar.

Baca juga : Ini Syarat dan Aturan Terbaru Bagi Jemaah Umrah di Masa Pandemi…

Selain itu, tahun lalu (BWI) dan para nazhir (pengelola) memobilisasi wakaf uang dan menginvestasikannya pada Cash Wakaf Linked Sukuk (CWLS). CWLS merupakan instrumen baru yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan, dimana imbal hasil dari CWLS digunakan untuk membiayai berbagai program sosial.

“Saat ini sudah terkumpul lebih dari Rp 54 miliar dalam bentuk CWLS,” tambahnya.

Mengingat jumlah dan antusiasme partisipasi masyarakat dalam wakaf, para stakeholder atau pemangku kepentingan akan mengembangkan pengelolaan wakaf uang untuk memperkuat Islamic Social Safety Net.

Baca juga : BI Tetapkan BI 7 DAY Reverse Repo Rate Tetap 3,75%

Sri Mulyani juga menegaskan, dengan pengelolaan yang amanah, transparan dan profesional, wakaf uang dan instrumen keuangan berbasis wakaf, dapat membantu percepatan pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (JM01)