Pemerintah Ijinkan Sholat Tarawih dan Sholat Idul Fitri Secara Berjemaah. Ini Syaratnya

0
352
Pemerintah Ijinkan Sholat Tarawih dan Sholat Idul Fitri Secara Berjemaah. Ini Syaratnya
Pemerintah Ijinkan Sholat Tarawih dan Sholat Idul Fitri Secara Berjemaah. Ini Syaratnya (foto: istimewa)

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Pemerintah, melalui Muhadjir Effendy selaku Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) memastikan bahwa sholat tarawih dan sholat Idul Fitri pada Lebaran 2021 dapat dilaksanakan secara berjemaah.

Melanjutkan hal ini, Kementerian Agama menerbitkan edaran terkait Panduan Ibadah Ramadan dan Idulfitri 1442 H tahun 2021 di tengah pandemi Covid-19.

Edaran ini ditujukan kepada Kepala Kanwil Kemenag Provinsi, Ketua Badan Amil Zakat Nasional, Kepala Kankemenag Kab/Kota, dan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) se-Indonesia, serta para Pengurus dan Pengelola Masjid dan Musala.

“Surat Edaran (SE) ini bertujuan untuk memberikan panduan beribadah yang sejalan dengan protokol kesehatan, sekaligus untuk mencegah, mengurangi penyebaran dan melindungi masyarakat dari risiko Covid-19,” kata Menag seperti dikutip dalam keterangan pada situs resmi Kemenag, Senin (5/4/2021).

SE yang ditandatangani Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas ini, melingkupi berbagai kegiatan ibadah yang disyariatkan dalam bulan Ramadan dan dilakukan bersama-sama atau melibatkan banyak orang.

Baca juga : Pemerintah Tambah Anggaran PEN, Prioritaskan UMKM

Berikut ini panduan yang tertuang dalam Surat Edaran No 03 tahun 2021:

  1. Umat Islam, kecuali bagi yang sakit atau atas alasan syar’i lainnya yang dapat dibenarkan, wajib menjalankan ibadah puasa Ramadan sesuai hukum syariah dan tata cara ibadah yang ditentukan agama;
  2. Sahur dan buka puasa dianjurkan dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarga inti;

Halaman selanjutnya: Dalam hal kegiatan Buka Puasa Bersama…