Surabaya Diurutan Enam untuk Kota yang Punya Nilai Toleransi Tertinggi

0
418
Surabaya Diurutan Enam untuk Kota yang Punya Nilai Toleransi Tertinggi
Surabaya Diurutan Enam untuk Kota yang Punya Nilai Toleransi Tertinggi

Jakarta, JATIMMEDIA.COM – Surabaya menempati urutan ke enam untuk kategori kota yang punya nilai toleransi tertinggi. Diatas Surabaya ada kota Salatiga, Singkawang, Manado, Tomohon dan Kupang. Sementara di peringkat ketujuh hingga sepuluh ditempati Ambon, Kediri, Sukabumi dan Bekasi.

Itulah 10 kota dengan skor toleransi tertinggi di Indonesia, berdasarkan laporan Indeks Kota Toleran Tahun 2020, yang dikeluarkan Setara Institute.

Direktur Riset Setara Institute, Halili, beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa ada beberapa kriteria dan indikator yang dipakai untuk melihat kota paling toleran.

“Salah satunya adalah kota yang memiliki rencana dan kebijakan pembangunan yang kondusif bagi praktik dan promosi toleransi,” kata Halili.

Baca juga : Clungup Mangrove Conservation Sebuah Harmonisasi Antara Manusia dan Alam

Selengkapnya, ada delapan hal yang digunakan Setara sebagai indikator untuk meniliti kota paling toleran, yaitu:

  • Pertama, rencana pembangunan dalam bentuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan produk hukum pendukung lainnya.
  • Kedua, kebijakan diskriminatif.
  • Ketiga, pernyataan pejabat kunci tentang peristiwa intoleransi.
  • Keempat, tindakan nyata terkait peristiwa.
  • Kelima, peristiwa intoleransi.
  • Keenam, dinamika masyarakat sipil terkait peristiwa intoleransi.
  • Ketujuh, heterogenitas keagamaan penduduk. Kedelapan, inklusi sosial keagamaan.

Selain itu, Setara Institute juga menggunakan empat variabel dalam menentukan skor akhir dari kota yang memiliki tingkat toleran tinggi meliputi:

  • Satu, pemerintah kota tersebut memiliki regulasi yang kondusif bagi praktik dan promosi toleransi.
  • Dua, pernyataan dan tindakan aparatur pemerintah kota tersebut kondusif bagi praktik dan promosi toleransi
  • Tiga, tingkat peristiwa dan tindakan pelanggaran kebebasan beragama/berkeyakinan rendah atau tidak ada sama sekali
  • Empat, menunjukkan upaya yang cukup dalam tata kelola keberagaman identitas keagamaan warganya.

Baca juga : Ini Tips Aman Bersepeda Agar Terhindar dari Serangan Jantung

Dari semua indikator ini, Kota Salatiga menempati posisi tertinggi dengan skor 6,717, diikuti Singkawang (6,450), Manado (6,200), Tomohon (6,183), Kupang (6,037), Surabaya (6,033), Ambon (5,733), Kediri (5,583), Sukabumi (5,546), dan Bekasi dengan skor 5,530.

Tercatat, dalam dua tahun terakhir, wajah toleransi di kota-kota besar diklaim mengalami perbaikan. Berdasarkan laporan Indeks Kota Toleran (IKT) yang dibuat oleh Setara Institute menunjukkan, skor kota di peringkat pertama lebih tinggi dibandingkan dengan skor pada 2018.

Pada 2020, kota peringkat teratas mencapai skor 6,717. Sementara pada 2018, peringkat satu dengan skor 6,513.

Baca juga : Arumi Bachsin Ingatkan Dampak Pernikahan Dini bagi Remaja

Pada IKT 2020 juga terdapat 2 kota “pendatang baru” di 10 besar kota dengan skor tertinggi, yakni Kediri dan Sukabumi. Kenaikan dua kota ini menjadi cerminan bahwa pemerintah kota di berbagai daerah pada dasarnya telah mulai bergerak dan menaruh perhatian serius memajukan kehidupan yang toleran. (JM01)